Bingung sebenernya mau nulis apa.
kadang ada beberapa hal yang aku pikirin atau aku rasain susah banget buat ditulis.
Seperti malam ini nih..
Apa yang ada di dalam perasaanku sulit banget buat diungkapin, apalagi diungkapin ke orang itu..
Ya dia, dia yang belakangan ada dalam pikiranku.
Ya tuhan, bingung kan mau mulai nulisnya gimana hahaha
Aku suka kamu..
Ya, kamu. Ini jawabanku untukmu.
Mungkin cuma itu yang bisa terlintas dikepalaku.
Kamu tau, belakangan aku semakin suka melihat fotomu, memikirkanmu..
Gemes kalo liat sikap kamu yang lucu, apalagi hari ini hehehe
Walau mungkin sedikit menyebalkan, tapi entahlah..
Suka senyum sendiri kalau mengingat percakapan kita.
Berharap bisa lebih lama menghabiskan waktu denganmu.
Aku pikir kamu pantas mendapat jawaban atas pertanyaanmu untukku yang tak pernah aku jawab. Ah rasanya aneh.. aku tuh pengen marah sama kamu tapi gak bisa. Kesel sih sama sikap kamu tapi selalu saja sulit mengatakannya. Berbicara denganmu membuatku berpikir begitu keras. Kamu tuh suka bikin aku bingung, ya walau aku tau aku jauh lebih banyak membuatmu bingung..
Dan yang paling menyebalkan adalah aku gak bisa bilang apa apa tentang apa yang ada dalam perasaanku saat ini.
.
Jumat, 31 Juli 2015
Kamis, 30 Juli 2015
Kebanggan Wortel
Sudah cukup lama wortel dan timun berpisah..
Jarak yang jauh telah memisahkan mereka, komunikasi yang dijanjikan pun lambat laun semakin merenggang seiring kesibukan mereka masing-masing.
Terkadang wortel begitu sangat merindukan timun, rasanya ingin dia menghubunginya, namun wortel selalu saja takut kalau nanti mengganggu kesibukan timun disana.
Terkadang ingin rasanya dia mengulang semua kenangan yang dulu mereka ciptakan bersama. Tapi wortel tau, dia tak boleh egois.
Diam-diam saat wortel merindukan timun, dia hanya mampu memandang foto timun, membaca chat mereka, menonton rekaman video yang dulu sering mereka buat bersama.
Rasanya sangat menyedihkan, mereka yang dulu selalu bersama tak terpisahkan, berjanji akan terus menjadi sahabat selamanya, kini telah menjadi dua manusia yang asing..
Bila wortel membuka akun sosial medianya, dia akan melihat banyak berita tentang timun. dari situ wortel bisa melihat bahwa rivalnya dulu kini telah mengalahkannya. Timun sudah jauh meninggalkan wortel dibelakang. Timun sudah tumbuh dewasa, menjadi pribadi yang penuh dengan tanggung jawab. Caranya berpikir dan berbicara sudah bukan seperti timun yang dulu wortel kenal. Segala yang dia harapkan mampu dia capai dengan kerja kerasnya.
Tapi satu hal yang masih sama, wortel dan timun masih seorang pemimpi.
Wortel tidak sedih, wortel sangat senang melihatnya. Dalam akun sosial medianya, dia dapat melihat bahwa timun sangat bahagia dengan kehidupannya saat ini.
Walau kini wortel tak lagi disamping timun, namun wortel selalu berharap yang terbaik untuk timun. Apa yang telah timun capai, membuat wortel merasa senang.
Dan dalam diam, wortel begitu sangat bangga pada timun..
Meski begitu, wortel tetap ingin seperti ini tetap terjadi. Dia tak ingin timun tau apa yang selama ini wortel rasakan. Biarlah timun berpikir bahwa mereka sudah tak sama lagi. Begini sudah cukup untuknya..
"Sahabatku timun, jangan pernah berhenti bermimpi"
Jarak yang jauh telah memisahkan mereka, komunikasi yang dijanjikan pun lambat laun semakin merenggang seiring kesibukan mereka masing-masing.
Terkadang wortel begitu sangat merindukan timun, rasanya ingin dia menghubunginya, namun wortel selalu saja takut kalau nanti mengganggu kesibukan timun disana.
Terkadang ingin rasanya dia mengulang semua kenangan yang dulu mereka ciptakan bersama. Tapi wortel tau, dia tak boleh egois.
Diam-diam saat wortel merindukan timun, dia hanya mampu memandang foto timun, membaca chat mereka, menonton rekaman video yang dulu sering mereka buat bersama.
Rasanya sangat menyedihkan, mereka yang dulu selalu bersama tak terpisahkan, berjanji akan terus menjadi sahabat selamanya, kini telah menjadi dua manusia yang asing..
Bila wortel membuka akun sosial medianya, dia akan melihat banyak berita tentang timun. dari situ wortel bisa melihat bahwa rivalnya dulu kini telah mengalahkannya. Timun sudah jauh meninggalkan wortel dibelakang. Timun sudah tumbuh dewasa, menjadi pribadi yang penuh dengan tanggung jawab. Caranya berpikir dan berbicara sudah bukan seperti timun yang dulu wortel kenal. Segala yang dia harapkan mampu dia capai dengan kerja kerasnya.
Tapi satu hal yang masih sama, wortel dan timun masih seorang pemimpi.
Wortel tidak sedih, wortel sangat senang melihatnya. Dalam akun sosial medianya, dia dapat melihat bahwa timun sangat bahagia dengan kehidupannya saat ini.
Walau kini wortel tak lagi disamping timun, namun wortel selalu berharap yang terbaik untuk timun. Apa yang telah timun capai, membuat wortel merasa senang.
Dan dalam diam, wortel begitu sangat bangga pada timun..
Meski begitu, wortel tetap ingin seperti ini tetap terjadi. Dia tak ingin timun tau apa yang selama ini wortel rasakan. Biarlah timun berpikir bahwa mereka sudah tak sama lagi. Begini sudah cukup untuknya..
"Sahabatku timun, jangan pernah berhenti bermimpi"
Senin, 27 Juli 2015
What do You See?
Aku dan dia adalah dua hal yang sangat berbeda.
Ibarat warna, aku putihnya dan dia hitamnya.
Kita tak sama, dan mungkin tak akan sama.
Kadang aku berpikir kita itu seperti dua makhluk dari dua dunia yang berbeda.
Kamu yang sangat menyukai banyak hal baru, sedangkan aku lebih sulit menyesuaikan dengan hal hal baru.
Buat dia olahraga itu penting, bahkan keliling 10 kali lapangan manahan pun bukan hal yang sulit baginya. Sedangkan aku tipe orang yang bisa dibilang gak berbakat dalam bidang olahraga apapun. Lari keliling lapangan sekolahan sekali aja udah ngos ngosan hehehe
Dia begitu supel dan mudah bergaul, sedangkan aku sedikit kesulitan dalam memulai suatu hubungan.
Dia yang lucu sangat bertolak belakang dengan aku yang cenderung serius.
Kalau buatnya hangout diluar itu menyenangkan, bagiku punya banyak ide menulis jauh lebih mengasyikkan.
Kata hunting buatnya adalah mencari picture yang keren, tapi buatku mencari belanjaan yang lucu.
Dunianya adalah tentang kebebasan berekspresi dalam hidupnya dan mencoba banyak hal baru, sedangkan duniaku adalah tentang kebebasan imajinasiku, takut untuk memulai hal baru, sehingga apa yang aku pikirkan hanya tertuang dalam tulisanku saja.
Betapa berbedanya kita..
Dia berkata kalau kita bisa saling melengkapi.
Tapi buatku itu adalah bencana yang nantinya akan menjadi bom waktu untuk kita.
Bersamanya, aku merasakan kebebasan. Namun tak jarang aku merasa kalau kita tak pantas bersama..
Kemudian aku berpikir,
Apa yang kau lihat dariku??
Ibarat warna, aku putihnya dan dia hitamnya.
Kita tak sama, dan mungkin tak akan sama.
Kadang aku berpikir kita itu seperti dua makhluk dari dua dunia yang berbeda.
Kamu yang sangat menyukai banyak hal baru, sedangkan aku lebih sulit menyesuaikan dengan hal hal baru.
Buat dia olahraga itu penting, bahkan keliling 10 kali lapangan manahan pun bukan hal yang sulit baginya. Sedangkan aku tipe orang yang bisa dibilang gak berbakat dalam bidang olahraga apapun. Lari keliling lapangan sekolahan sekali aja udah ngos ngosan hehehe
Dia begitu supel dan mudah bergaul, sedangkan aku sedikit kesulitan dalam memulai suatu hubungan.
Dia yang lucu sangat bertolak belakang dengan aku yang cenderung serius.
Kalau buatnya hangout diluar itu menyenangkan, bagiku punya banyak ide menulis jauh lebih mengasyikkan.
Kata hunting buatnya adalah mencari picture yang keren, tapi buatku mencari belanjaan yang lucu.
Dunianya adalah tentang kebebasan berekspresi dalam hidupnya dan mencoba banyak hal baru, sedangkan duniaku adalah tentang kebebasan imajinasiku, takut untuk memulai hal baru, sehingga apa yang aku pikirkan hanya tertuang dalam tulisanku saja.
Betapa berbedanya kita..
Dia berkata kalau kita bisa saling melengkapi.
Tapi buatku itu adalah bencana yang nantinya akan menjadi bom waktu untuk kita.
Bersamanya, aku merasakan kebebasan. Namun tak jarang aku merasa kalau kita tak pantas bersama..
Kemudian aku berpikir,
Apa yang kau lihat dariku??
Minggu, 26 Juli 2015
Orang-Orang yang Tidak Ku Suka
Dalam hidup gue, cuma ada tiga jenis orang yang paling gue gak suka. Yang selalu ngebuat hidup gue jadi lebih ribet dan emosional.
Yang pertama adalah dia yang selalu berdusta, alis liers, tukang bohong, tukang tipu atau apalah istilah lainnya. Yang pasti orang itu tidak berkata jujur yang sebenarnya.
Apapun alasannya, buat gue bohong adalah suatu tindakan yang tidak benar. Mau itu pake title bohong demi kebaikan kek, demi kebahagiaan kek, bohong kecil ataupun besar, tetep yang namanya bohong adalah tindakan egoisme seseorang. Dalam agama gue pun dijelaskan bahwa bohong hanya diperbolehkan saat kita sedang berperang doang.
Dipikir dapetin kepercayaan seseorang itu mudah apa. Sekali kalian berbohong, selamanya orang gak akan percaya sama kalian. Jadi saran dari gue sih, jujur aja deh walau nyakitin. Itu jauh lebih baik.
Tipe orang yang kedua adalah orang yang ganggu tidur gue.
Tidur adalah waktu tubuh kita untuk istirahat, memulihkan kondisi tubuh kita. Apalagi gue orang yang susah tidur malem, akibatnya tubuh gue suka kurang istirahat. Sekalinya gue ngerasa ngantuk, gue gak akan sia-siain kesempatan itu buat tidur. Bahkan handphone gue aja gak pernah gue kasi nada dering demi menjaga kelancaran ridur gue hehehe
Nah disaat seperti ini lah gue paling benci kalo ada yang ganggu tidur gue. Kalo gak bener-bener buat alasan yang urgent, jangan salahin gue kalo gue akan bad mood seharian itu. Buat gue, tidur yang kepotong itu rasanya bener-bener gak enak, bikin kepala pusing, dan efeknya mood gue jadi berantakan. Makanya gak heran kalo seandainya ada yang bertamu saat gue lagi tidur, gak akan gue temuin tuh tamu kalo gak bener-bener penting.
Dan tipe orang terakhir yang gue gak suka adalah tipe orang yang PHP alias pemberi harapan palsu. Orang-orang yang sok-sokan ngejanjiin ini itu tapi ternyata cuma omong doang. Apalagi orang yang suka seenak jidatnya batalin janji gitu aja, apalagi buat alasan yang gak masuk akal. Ooh tipe orang kaya ginilah yang paling menyebalkan.
Itulah tiga macam orang yang paling gak gue suka. Bikin mood gue berantakan. Jadi, kalo kalian gak mau gue benci, jangan lakuin tiga hal diatas ya hehehe
Yang pertama adalah dia yang selalu berdusta, alis liers, tukang bohong, tukang tipu atau apalah istilah lainnya. Yang pasti orang itu tidak berkata jujur yang sebenarnya.
Apapun alasannya, buat gue bohong adalah suatu tindakan yang tidak benar. Mau itu pake title bohong demi kebaikan kek, demi kebahagiaan kek, bohong kecil ataupun besar, tetep yang namanya bohong adalah tindakan egoisme seseorang. Dalam agama gue pun dijelaskan bahwa bohong hanya diperbolehkan saat kita sedang berperang doang.
Dipikir dapetin kepercayaan seseorang itu mudah apa. Sekali kalian berbohong, selamanya orang gak akan percaya sama kalian. Jadi saran dari gue sih, jujur aja deh walau nyakitin. Itu jauh lebih baik.
Tipe orang yang kedua adalah orang yang ganggu tidur gue.
Tidur adalah waktu tubuh kita untuk istirahat, memulihkan kondisi tubuh kita. Apalagi gue orang yang susah tidur malem, akibatnya tubuh gue suka kurang istirahat. Sekalinya gue ngerasa ngantuk, gue gak akan sia-siain kesempatan itu buat tidur. Bahkan handphone gue aja gak pernah gue kasi nada dering demi menjaga kelancaran ridur gue hehehe
Nah disaat seperti ini lah gue paling benci kalo ada yang ganggu tidur gue. Kalo gak bener-bener buat alasan yang urgent, jangan salahin gue kalo gue akan bad mood seharian itu. Buat gue, tidur yang kepotong itu rasanya bener-bener gak enak, bikin kepala pusing, dan efeknya mood gue jadi berantakan. Makanya gak heran kalo seandainya ada yang bertamu saat gue lagi tidur, gak akan gue temuin tuh tamu kalo gak bener-bener penting.
Dan tipe orang terakhir yang gue gak suka adalah tipe orang yang PHP alias pemberi harapan palsu. Orang-orang yang sok-sokan ngejanjiin ini itu tapi ternyata cuma omong doang. Apalagi orang yang suka seenak jidatnya batalin janji gitu aja, apalagi buat alasan yang gak masuk akal. Ooh tipe orang kaya ginilah yang paling menyebalkan.
Itulah tiga macam orang yang paling gak gue suka. Bikin mood gue berantakan. Jadi, kalo kalian gak mau gue benci, jangan lakuin tiga hal diatas ya hehehe
Kamis, 23 Juli 2015
Hati yang Terluka
Terkadang lidah menyayat tak terbantah
Terkadang gerak tubuh meninggalkan hati yang patah
Semua ini indah
Ini bukan pertanda musibah
Namun akan hadir puluhan hikmah
Jika memang sudah saatnya
Jiwa menyerah karena luka
Jangan izinkan iman ikut lengah
Masih ada angin sejuk mengudara
Masih banyak harapan diangkasa
Tetaplah berdiri dengan sempurna
Karena jikapun hati tersayat oleh luka
Kedua kaki masih kuat menyangga
Setia mengikuti langkah
Kemana pun nurani membawa
Karena senyum yang senantiasa merekah
Diananti oleh banyak saudara
Dan,
Allah akan menenangkan
Kalbu yang terkoyak kepedihan
Apapun alasannya
Kembalikan pasa Sang Pemilik Keajaiban
Hingga hati kembali diletakkan
Sempurna dan tersembuhkan
Tersenyumlah
Ujian dan pedih jiwa akan menyerah
Pada sujud sepertiga malam yang tak kenal lelah
Sumber: Dunia Hijab
Terkadang gerak tubuh meninggalkan hati yang patah
Semua ini indah
Ini bukan pertanda musibah
Namun akan hadir puluhan hikmah
Jika memang sudah saatnya
Jiwa menyerah karena luka
Jangan izinkan iman ikut lengah
Masih ada angin sejuk mengudara
Masih banyak harapan diangkasa
Tetaplah berdiri dengan sempurna
Karena jikapun hati tersayat oleh luka
Kedua kaki masih kuat menyangga
Setia mengikuti langkah
Kemana pun nurani membawa
Karena senyum yang senantiasa merekah
Diananti oleh banyak saudara
Dan,
Allah akan menenangkan
Kalbu yang terkoyak kepedihan
Apapun alasannya
Kembalikan pasa Sang Pemilik Keajaiban
Hingga hati kembali diletakkan
Sempurna dan tersembuhkan
Tersenyumlah
Ujian dan pedih jiwa akan menyerah
Pada sujud sepertiga malam yang tak kenal lelah
Sumber: Dunia Hijab
Jumat, 17 Juli 2015
Malam Takbir
Deru takbir telah dikumandangkan. Telah tiba malam penutup yang sangat dinantikan seluruh umat muslim di dunia. Termasuk denganku..
Setelah menjalani puasa selama satu bulan, rasanya sangat bahagia masih bisa dipertemukan dengan hari raya idul fitri tahun ini. Dari pagi aku sudah sibuk membantu mamah memasak dan juga bebersih rumah. Pekerjaan yang sangat melelahkan dan sangat tidak sepadan dengan waktunya. Karena seperti biasanya, bagiku lebaran hanyalah berlangsung tidak lebih dari 6 jam saja. Siasanya ya seperti biasanya..
Apa lagi sekarang gak ada kakak yang menemani. Rasanya pasti akan makin membosankan.
Review mengenai bulan puasa tahun ini rasanya sangat disayangkan. Begitu banyak hal yang aku lewatkan begitu saja. Dari mulai terlalu banyaknya acara diluar rumah sehingga aku jadi jarang shalat tarawih di masjid. Target bacaan dan hafalan Al Quranku pun juga sangat jauh dari prediksi awal. Jujur, aku kurang bisa menikmati puasaku tahun ini akibat padatnya acaraku.
Jadi aku merasa kalau bukan ramadhan ini berjalan dengan begitu cepat.
Ditambah lagi dengan tidak ada saudara yang datang, yang biasanya ada kakak, belanja bareng, nonton film bareng, sekarang harus sendirian. Ya, mungkin mulai tahun ini aku harus terbiasa lebaran hanya bertiga dengan orang tuaku. DItambah lagi aku gak bisa ikut shalat ied.
Ah, rasanya aku seperti sudah menyia-nyiakan bulan ramadhanku tahun ini.
Malam ini begitu banyak hal yang membebani pikiranku. Salah satunya tentang memaafkan seseorang. Aku jadi teringat beberapa tahun lalu, seorang pemuda yang membuat kesalahan padaku juga mencoba untuk meminta maaf. Dua kali lebaran dia melakukan hal yang sama. Dan reaksiku pun juga tak pernah berubah. Aku tak memaafkannya. Bukan! lebih tepatnya tak memberitahukan kalau aku telah memaafkannya.
Dalam diriku aku sangat ingin memaafkannya, tapi bagaimana kita bisa memaafkan orang yang tidak meminta maaf pada kita?
Dia datang meminta maaf hanya pada saat idul fitri saja. Itulah yang membuatku membencinya. Aku kesal dengan sikapnya. Aku tak tau dia meminta maaf karena memang menyesali perbuatannya yang membuatku marah atau hanya sekedar ucapan idul fitri saja. Memang harus nunggu idul fitri dulu buat minta maaf? kalau memang dia menyadari kesalahannya, harusnya dia langsung minta maaf saat dia menyadarinya. Tapi kenapa ini harus nunggu idul fitri dulu, dimana semua orang wajib untuk memaafkan kesalahan orang lain?
Tak banyak hal yang aku harapkan darinya saat itu, hanya sebatas kata maaf yang terucap dengan tulus dari bibirnya. Hanya itu.. Aku ingin dia menyadari kesalahannya.
Jauh sebelum dia menyadari kesalahnnya pun sesungguhnya aku telah memaafkannya..
Dan kali ini aku harus hadapi situasi seperti itu lagi.
Kenapa kalian itu sulit sekali mengerti maksudku?? Apa segitu sulitnya untuk minta maaf?
Mengingat segala kepedihan yang telah dia berikan membuatku enggan untuk memafkannya. Namun tetap aku harus memaafkannya. Tapi aku takut bila aku memaafkannya, aku akan terluka lagi nantinya.
Melihat tak sedikitpun ada perubahan dalam dirinya, haruskah aku memafkannya?
Dahulu, aku hanya diam. Dahulu aku hanya mengabaikannya. Mengharap dia akan tau. Namun sayangnya, tak kunjung dia mengerti, hingga akhirnya aku pun menyerah. Dan ketika aku memaafkannya, mengikhlaskan segalanya, semuanya sudah terlambat.
Andai aku menerima permintamaafannya, mungkin aku dan dia masih bisa bersama sekarang.
Aku sangat menyesalinya..
Lantas apa yang harus aku lakukan saat ini?
Ya Allah, segala yang ku miliki bukanlah milikku. Maka aku percaya padamu. Segala yang dilakukan di atas jalanmu adalah suatu kebaikan. Kuserahkan semuanya padamu. Bila pun nantinya aku kembali terluka, setidaknya aku tidak membuat dosa dengan tidak memaafkan orang lain. Engkau mengajarkan kebaikan, kelembutan, dan aku akan terus berusaha hidup seperti yang Engkau ajarakan.
Selamat idul fitri,
minal aidzin wal faidzin,
mohon maaf lahir dan batin :)
Setelah menjalani puasa selama satu bulan, rasanya sangat bahagia masih bisa dipertemukan dengan hari raya idul fitri tahun ini. Dari pagi aku sudah sibuk membantu mamah memasak dan juga bebersih rumah. Pekerjaan yang sangat melelahkan dan sangat tidak sepadan dengan waktunya. Karena seperti biasanya, bagiku lebaran hanyalah berlangsung tidak lebih dari 6 jam saja. Siasanya ya seperti biasanya..
Apa lagi sekarang gak ada kakak yang menemani. Rasanya pasti akan makin membosankan.
Review mengenai bulan puasa tahun ini rasanya sangat disayangkan. Begitu banyak hal yang aku lewatkan begitu saja. Dari mulai terlalu banyaknya acara diluar rumah sehingga aku jadi jarang shalat tarawih di masjid. Target bacaan dan hafalan Al Quranku pun juga sangat jauh dari prediksi awal. Jujur, aku kurang bisa menikmati puasaku tahun ini akibat padatnya acaraku.
Jadi aku merasa kalau bukan ramadhan ini berjalan dengan begitu cepat.
Ditambah lagi dengan tidak ada saudara yang datang, yang biasanya ada kakak, belanja bareng, nonton film bareng, sekarang harus sendirian. Ya, mungkin mulai tahun ini aku harus terbiasa lebaran hanya bertiga dengan orang tuaku. DItambah lagi aku gak bisa ikut shalat ied.
Ah, rasanya aku seperti sudah menyia-nyiakan bulan ramadhanku tahun ini.
Malam ini begitu banyak hal yang membebani pikiranku. Salah satunya tentang memaafkan seseorang. Aku jadi teringat beberapa tahun lalu, seorang pemuda yang membuat kesalahan padaku juga mencoba untuk meminta maaf. Dua kali lebaran dia melakukan hal yang sama. Dan reaksiku pun juga tak pernah berubah. Aku tak memaafkannya. Bukan! lebih tepatnya tak memberitahukan kalau aku telah memaafkannya.
Dalam diriku aku sangat ingin memaafkannya, tapi bagaimana kita bisa memaafkan orang yang tidak meminta maaf pada kita?
Dia datang meminta maaf hanya pada saat idul fitri saja. Itulah yang membuatku membencinya. Aku kesal dengan sikapnya. Aku tak tau dia meminta maaf karena memang menyesali perbuatannya yang membuatku marah atau hanya sekedar ucapan idul fitri saja. Memang harus nunggu idul fitri dulu buat minta maaf? kalau memang dia menyadari kesalahannya, harusnya dia langsung minta maaf saat dia menyadarinya. Tapi kenapa ini harus nunggu idul fitri dulu, dimana semua orang wajib untuk memaafkan kesalahan orang lain?
Tak banyak hal yang aku harapkan darinya saat itu, hanya sebatas kata maaf yang terucap dengan tulus dari bibirnya. Hanya itu.. Aku ingin dia menyadari kesalahannya.
Jauh sebelum dia menyadari kesalahnnya pun sesungguhnya aku telah memaafkannya..
Dan kali ini aku harus hadapi situasi seperti itu lagi.
Kenapa kalian itu sulit sekali mengerti maksudku?? Apa segitu sulitnya untuk minta maaf?
Mengingat segala kepedihan yang telah dia berikan membuatku enggan untuk memafkannya. Namun tetap aku harus memaafkannya. Tapi aku takut bila aku memaafkannya, aku akan terluka lagi nantinya.
Melihat tak sedikitpun ada perubahan dalam dirinya, haruskah aku memafkannya?
Dahulu, aku hanya diam. Dahulu aku hanya mengabaikannya. Mengharap dia akan tau. Namun sayangnya, tak kunjung dia mengerti, hingga akhirnya aku pun menyerah. Dan ketika aku memaafkannya, mengikhlaskan segalanya, semuanya sudah terlambat.
Andai aku menerima permintamaafannya, mungkin aku dan dia masih bisa bersama sekarang.
Aku sangat menyesalinya..
Lantas apa yang harus aku lakukan saat ini?
Ya Allah, segala yang ku miliki bukanlah milikku. Maka aku percaya padamu. Segala yang dilakukan di atas jalanmu adalah suatu kebaikan. Kuserahkan semuanya padamu. Bila pun nantinya aku kembali terluka, setidaknya aku tidak membuat dosa dengan tidak memaafkan orang lain. Engkau mengajarkan kebaikan, kelembutan, dan aku akan terus berusaha hidup seperti yang Engkau ajarakan.
Selamat idul fitri,
minal aidzin wal faidzin,
mohon maaf lahir dan batin :)
Selasa, 14 Juli 2015
Belanja
Capeeeekkk...
berhari-hari keluar masuk mall mulu. Mending kalo cuma hangout doang. Lah ini nganterin cewek-cewek belanja. Rasanya kaki pengen copot muterin mall berkali-kali.
Yang nganterin putri belanja, trus depi juga, ziyan, anis dan terakhir besok nganter mamah.
Keseringan nganterin belanja malah yang ada kepengen ini kepengen itu.
Dari mulai baju, celana, rok, sepatu, long cardi, sampe tas yang lucu-lucu. Tapi sayang walau aku selalu keluar masuk mall, tetep cuma temenku yang pulang bawa tentengan hahaha
Aku emang terkenal suka nemenin temen-temen belanja, kata temen seleraku cukup bagus masalah untuk masalah fashion. Selain itu juga aku seneng, soalnya bisa sekalian hunting buat masuk daftar list hehehe Jadi gak heran kalo udah musim lebaran gini kerjaan aku ya ngelilingin mall.
Tapi dari sekian banyak hal yang mencuri perhatian mataku, tetep yang selalu membuatku tak dapat berpaling adalah toot bag palomino yang aku suka dari dulu..
Huaaaah kapan bisa bawa pulang tas itu..
Kalo aja gak lagi banyak pengeluaran.
Oke, besok terakhir keluar. Harus sisain tenaga nih buat besok. Masalahnya besok akan jadi perjalanan yang panjang. Biasa ibu-ibu rempong kalo urusan belanja hehehe
berhari-hari keluar masuk mall mulu. Mending kalo cuma hangout doang. Lah ini nganterin cewek-cewek belanja. Rasanya kaki pengen copot muterin mall berkali-kali.
Yang nganterin putri belanja, trus depi juga, ziyan, anis dan terakhir besok nganter mamah.
Keseringan nganterin belanja malah yang ada kepengen ini kepengen itu.
Dari mulai baju, celana, rok, sepatu, long cardi, sampe tas yang lucu-lucu. Tapi sayang walau aku selalu keluar masuk mall, tetep cuma temenku yang pulang bawa tentengan hahaha
Aku emang terkenal suka nemenin temen-temen belanja, kata temen seleraku cukup bagus masalah untuk masalah fashion. Selain itu juga aku seneng, soalnya bisa sekalian hunting buat masuk daftar list hehehe Jadi gak heran kalo udah musim lebaran gini kerjaan aku ya ngelilingin mall.
Tapi dari sekian banyak hal yang mencuri perhatian mataku, tetep yang selalu membuatku tak dapat berpaling adalah toot bag palomino yang aku suka dari dulu..
Huaaaah kapan bisa bawa pulang tas itu..
Kalo aja gak lagi banyak pengeluaran.
Oke, besok terakhir keluar. Harus sisain tenaga nih buat besok. Masalahnya besok akan jadi perjalanan yang panjang. Biasa ibu-ibu rempong kalo urusan belanja hehehe
Enyahlah!!
Dia orang yang sangat menyebalkan, orang yang punya hobi datang dan pergi sesuka hati. Datang tak dijemput, pulang pun tak pernah pamit. Tipe orang yang egois, selalu mementingkan dirinya sendiri.
Moto hidupnya adalah mencari yang terbaik. Dia selalu datang ke tempat yang lebih baik, dan kalau ada yang lebih baik lagi ya dia akan meninggalkan sebelumnya, begitu seterusnya.
Bagai air di atas daun talas, mungkin itu salah satu peribahasa yang pantas untuknya. Tak punya pendirian tetap, mencla-mencle omongannya, jadi sudah dapat dipastikan dia bukan orang yang tegas.
Dia juga bermulut besar. Siapapun yang tak mengenalnya pasti terbuai akan mulut manisnya.
Mungkin cita-citanya menjadi seorang aktor hollywood, karena baginya tiada hari tanpa drama.
Baginya dunia adalah panggung pertunjukan, dan yang hebatnya adalah dia bukan hanya berperan sebagai aktor, tapi juga sebagai penulis, pembuat skenario, sutradara sekaligus produsernya.
Totality, apa yang ada di otaknya itulah filmnya.
Mungkin untuknya kami-kami ini tak lebih dari sekedar boneka dalam pertunjukannya, yang bisa dia kendalikan sesuka hati, dan ketika tak dibutuhkan akan dia buang begitu saja.
Enyahlah kau dari hidupku!!
Setelah segala yang kau dapatkan, kau pergi sesuka hati berlari padanya. Dengan segala alasan yang kau buat tuk menutupi segala sikap busukmu, kau pergi begitu saja. Dan kini kau minta untuk kembali?? hahaha kali ini berantem lagi, atau sudah tidak tahan lagi dengan sikapnya?? Lucu!!
Seperti orang tak punya dosa kau datang begitu saja tanpa sedikitpun ada rasa penyesalan dalam dirimu. Kau pikir aku adalah hotel yang bisa seenaknya saja bisa check in dan check out sesuka hatimu? No!!
Lalu kau bilang tentang memikirkan kebahagiaanku? Woooooww seorang penipu membicarakan tentang kebahagiaan?
Kebahagiaan seperti apa yang kau maksud?
Tak perlu memikirkan kebahagiaanku deh, memikirkan tentang aku saja, kau tak akan memperlakukan aku seperti ini. Kau akan malu, merasa bersalah dan tak akan mengganggu kebahagiaan yang ku miliki saat ini.
Bahagia??
Kebahagiaan macam apa? Kebahagiaan materi kah yang kau bicarakan?
Kau pikir berapa banyak uang yang dapat kau gunakan untuk membeli kata maaf dariku?
Gila, makan tuh materi!!!
Bukannnya merasa bersalah kau malah terlihat bahagia. Sedikitpun tak pernah kau belajar dari apa yang pernah terjadi selama ini. Keegoisan yang merajai jiwamu membuatku merasa begitu muak. Tak punya malu!!
Moto hidupnya adalah mencari yang terbaik. Dia selalu datang ke tempat yang lebih baik, dan kalau ada yang lebih baik lagi ya dia akan meninggalkan sebelumnya, begitu seterusnya.
Bagai air di atas daun talas, mungkin itu salah satu peribahasa yang pantas untuknya. Tak punya pendirian tetap, mencla-mencle omongannya, jadi sudah dapat dipastikan dia bukan orang yang tegas.
Dia juga bermulut besar. Siapapun yang tak mengenalnya pasti terbuai akan mulut manisnya.
Mungkin cita-citanya menjadi seorang aktor hollywood, karena baginya tiada hari tanpa drama.
Baginya dunia adalah panggung pertunjukan, dan yang hebatnya adalah dia bukan hanya berperan sebagai aktor, tapi juga sebagai penulis, pembuat skenario, sutradara sekaligus produsernya.
Totality, apa yang ada di otaknya itulah filmnya.
Mungkin untuknya kami-kami ini tak lebih dari sekedar boneka dalam pertunjukannya, yang bisa dia kendalikan sesuka hati, dan ketika tak dibutuhkan akan dia buang begitu saja.
Enyahlah kau dari hidupku!!
Setelah segala yang kau dapatkan, kau pergi sesuka hati berlari padanya. Dengan segala alasan yang kau buat tuk menutupi segala sikap busukmu, kau pergi begitu saja. Dan kini kau minta untuk kembali?? hahaha kali ini berantem lagi, atau sudah tidak tahan lagi dengan sikapnya?? Lucu!!
Seperti orang tak punya dosa kau datang begitu saja tanpa sedikitpun ada rasa penyesalan dalam dirimu. Kau pikir aku adalah hotel yang bisa seenaknya saja bisa check in dan check out sesuka hatimu? No!!
Lalu kau bilang tentang memikirkan kebahagiaanku? Woooooww seorang penipu membicarakan tentang kebahagiaan?
Kebahagiaan seperti apa yang kau maksud?
Tak perlu memikirkan kebahagiaanku deh, memikirkan tentang aku saja, kau tak akan memperlakukan aku seperti ini. Kau akan malu, merasa bersalah dan tak akan mengganggu kebahagiaan yang ku miliki saat ini.
Bahagia??
Kebahagiaan macam apa? Kebahagiaan materi kah yang kau bicarakan?
Kau pikir berapa banyak uang yang dapat kau gunakan untuk membeli kata maaf dariku?
Gila, makan tuh materi!!!
Bukannnya merasa bersalah kau malah terlihat bahagia. Sedikitpun tak pernah kau belajar dari apa yang pernah terjadi selama ini. Keegoisan yang merajai jiwamu membuatku merasa begitu muak. Tak punya malu!!
Senin, 13 Juli 2015
Wanita
Tidak ada wanita yang ingin mengulang hubungan yang baru dengan laki-laki yang baru lagi, belajar merasa nyaman lagi, memberikan pikiran dan jawabannya kepada lelaki yang baru lagi.
Menceritakan rahasia, pemikiran dan emosi pada laki-laki baru. Bertemu dengan orang tua dan berharap diterima seperti hubungan sebelumnya. Melawan isu dan percaya pada laki-laki lagi. Memberikan hati dan mencintai dengan sepenuh hati lagi. Itu mengapa perempuan bertahan dengan laki-laki yang bersama mereka sekarang, tidak peduli seberapa buruk itu. Karena laki-laki yang bersama dia sekarang, telah melewati semua bersamanya..
Itu aku kutip dari sebuah gambar.
Kalo dipikir sih emang mungkin bener, soalnya ibarat dipersentasein, sayangnya perempuan itu dari 0-100, berbeda dengan laki-laki yang persentasenya 100-0. Hahaha itu juga kata quotes-quotes galau yang bertebaran di sosial media.
Menurutku love with passion emang penting, namun bukan berarti kita bodoh untuk tetap memilih setia pada keburukan tersebut. Untuk apa mempertahankan kualitas cinta yang tidak baik?
Kata temenku tanti sih, lebih baik sendiri tapi bahagia dari pada bersama seseorang yang tak melakukan apa-apa ketika kamu memberikan segalanya.
Menceritakan rahasia, pemikiran dan emosi pada laki-laki baru. Bertemu dengan orang tua dan berharap diterima seperti hubungan sebelumnya. Melawan isu dan percaya pada laki-laki lagi. Memberikan hati dan mencintai dengan sepenuh hati lagi. Itu mengapa perempuan bertahan dengan laki-laki yang bersama mereka sekarang, tidak peduli seberapa buruk itu. Karena laki-laki yang bersama dia sekarang, telah melewati semua bersamanya..
Itu aku kutip dari sebuah gambar.
Kalo dipikir sih emang mungkin bener, soalnya ibarat dipersentasein, sayangnya perempuan itu dari 0-100, berbeda dengan laki-laki yang persentasenya 100-0. Hahaha itu juga kata quotes-quotes galau yang bertebaran di sosial media.
Menurutku love with passion emang penting, namun bukan berarti kita bodoh untuk tetap memilih setia pada keburukan tersebut. Untuk apa mempertahankan kualitas cinta yang tidak baik?
Kata temenku tanti sih, lebih baik sendiri tapi bahagia dari pada bersama seseorang yang tak melakukan apa-apa ketika kamu memberikan segalanya.
Jutek
Berbicara dengan orang itu sangat menyebalkan..
Entah mengapa bila berbicara dengannya rasanya aku jadi terlalu banyak basa basi, suka stuck gak tau mau bicara apaan.
Dia tuh aneh.. kadang suka manggil-manggil gak jelas, kirain mau ngajak ngobrol eeh taunya manggil doang. Kan akunya yang jadi bingung mesti nanggepinnya gimana.
Kalo udah ngobrol juga main to the point banget, langsung tegas ke tujuan, mana ngomongnya singkat jelas padat, padahal aku udah ngomong panjang lebar menggunakan bahasa baik sopan dan yang enggak nyinggung perasaannya, jawabannya cuma seuprit, aku ulangin ya, SEUPRIT. Siapa yang enggak keki coba ih.
Sekilas yang terlintas di pikiran aku adalah tegas. Mungkin orangnya kelewat tegas. Tapi tegas kan bukan berarti gak bisa ramah kan?
Kalo kaya gitu mah siapa juga yang mau ngobrol sama dia?
Atau dasar tu orang sensi kali ya sama aku? Bisa jadi sih, soalnya dulu aku sempet bikin dia kecewa gitu hehehe
Tapi itu kan dulu,,,
Kalo emang gak niat ngobrol tuh gak usah sok-sokan manggil-manggil lah. Seiya kita disini udah ramah sopan, eh yang disananya malah jutek jawab seadanya, bikin orang bete aja nih.
Ngeselin emang tu orang.
Entah mengapa bila berbicara dengannya rasanya aku jadi terlalu banyak basa basi, suka stuck gak tau mau bicara apaan.
Dia tuh aneh.. kadang suka manggil-manggil gak jelas, kirain mau ngajak ngobrol eeh taunya manggil doang. Kan akunya yang jadi bingung mesti nanggepinnya gimana.
Kalo udah ngobrol juga main to the point banget, langsung tegas ke tujuan, mana ngomongnya singkat jelas padat, padahal aku udah ngomong panjang lebar menggunakan bahasa baik sopan dan yang enggak nyinggung perasaannya, jawabannya cuma seuprit, aku ulangin ya, SEUPRIT. Siapa yang enggak keki coba ih.
Sekilas yang terlintas di pikiran aku adalah tegas. Mungkin orangnya kelewat tegas. Tapi tegas kan bukan berarti gak bisa ramah kan?
Kalo kaya gitu mah siapa juga yang mau ngobrol sama dia?
Atau dasar tu orang sensi kali ya sama aku? Bisa jadi sih, soalnya dulu aku sempet bikin dia kecewa gitu hehehe
Tapi itu kan dulu,,,
Kalo emang gak niat ngobrol tuh gak usah sok-sokan manggil-manggil lah. Seiya kita disini udah ramah sopan, eh yang disananya malah jutek jawab seadanya, bikin orang bete aja nih.
Ngeselin emang tu orang.
Sabtu, 11 Juli 2015
Happy Birthday :(
Selamat ulang tahun untuk diriku sendiri..
Semoga panjang umur dan diberikan banyak kebahagian lain..
Semoga semakin dewasa dalam menyikapi segala hal..
Bertambah lagi satu tahun usiaku di bumi ini.. Seperti dugaanku semuanya.. Hari ini menjadi hari yang biasa-biasa saja bagiku. Kado, ucapan ulang tahun, makan makan, semuanya berjalan seperti yang ku bayangkan. Tapi ternyata perasaanku jauh lebih buruk hari ini.
Kedatangannya tepat sehari sebelum ulang tahunku semakin membuat perasaanku hancur.
Untuk apa lagi dia datang hanya mengacau hariku. Menambah kelengkapan hari yang menyesakkan ini.
Membuatku bahagia? Liat, apa yang telah dia perbuat?
Dia hanya mengacau, menyakiti dan melukai diriku saja.
Ya Allah, kalau manusia boleh berputus asa, mungkin kini aku telah melakukannya.
Kenapa kamu harus datang lagi hanya untuk mengacaukan hidupku lagi?
Kalau yang lain ulang tahun merupakan hari yang paling membahagiakan. Bagiku hari ini adalah hari yang menyakitkan.
Tidak ada canda bahagia dan juga tawa..
Malam ini, aku hanya akan menangis..
Semoga panjang umur dan diberikan banyak kebahagian lain..
Semoga semakin dewasa dalam menyikapi segala hal..
Bertambah lagi satu tahun usiaku di bumi ini.. Seperti dugaanku semuanya.. Hari ini menjadi hari yang biasa-biasa saja bagiku. Kado, ucapan ulang tahun, makan makan, semuanya berjalan seperti yang ku bayangkan. Tapi ternyata perasaanku jauh lebih buruk hari ini.
Kedatangannya tepat sehari sebelum ulang tahunku semakin membuat perasaanku hancur.
Untuk apa lagi dia datang hanya mengacau hariku. Menambah kelengkapan hari yang menyesakkan ini.
Membuatku bahagia? Liat, apa yang telah dia perbuat?
Dia hanya mengacau, menyakiti dan melukai diriku saja.
Ya Allah, kalau manusia boleh berputus asa, mungkin kini aku telah melakukannya.
Kenapa kamu harus datang lagi hanya untuk mengacaukan hidupku lagi?
Kalau yang lain ulang tahun merupakan hari yang paling membahagiakan. Bagiku hari ini adalah hari yang menyakitkan.
Tidak ada canda bahagia dan juga tawa..
Malam ini, aku hanya akan menangis..
Lagi Untuk Kamu
Untuk kamu yang lagi lagi lagi dan lagi datang dan pergi dalam hidup saya, cukup sampai disini semua ini.
Berkali semua terjadi, berkali itu pula aku berpikir bahwa kau bukan orang yang layak ada dalam kehidupanku.
Dengan mudah kau berkata tentang membuatku bahagia, kebahagiaan dalam derita kah yang kau maksud?
Sudahlah, tak ada lagi harap yang masih tersisa, tak ada lagi ruang yang dulu selalu aku luangkan untukmu.
Segala yang kau tawarkan, semua yang kau janjikan, untukku tak lebih seperti dongeng belaka. Sudah bukan apa apa.
Kalau kamu dulu pergi karena ada masalah, bagaimana jika sekarang kamu adalah masalahnya??
Semoga kamu ngerti..
Berkali semua terjadi, berkali itu pula aku berpikir bahwa kau bukan orang yang layak ada dalam kehidupanku.
Dengan mudah kau berkata tentang membuatku bahagia, kebahagiaan dalam derita kah yang kau maksud?
Sudahlah, tak ada lagi harap yang masih tersisa, tak ada lagi ruang yang dulu selalu aku luangkan untukmu.
Segala yang kau tawarkan, semua yang kau janjikan, untukku tak lebih seperti dongeng belaka. Sudah bukan apa apa.
Kalau kamu dulu pergi karena ada masalah, bagaimana jika sekarang kamu adalah masalahnya??
Semoga kamu ngerti..
Terik Panas Matahari
Siang ini matahari terasa begitu dekat dengan bumi. Sinarnya terasa begitu menyengat di kulit. Apalagi saat ini bulan puasa, membuat tenggorokan semakin terasa kering. Hidung pun juga terasa begitu perih menghirup udara panas ini.
Aku jadi teringat ucapan seseorang, aku lupa tepatnya siapa..
S1: panasnya hari ini, kulit kerasa kaya dibakar.
S2: jangan melebih-lebihkan
S1: Siapa yang berlebihan, memang sangat panas cuaca hari ini
S2: Memang kamu pernah merasakan kulit terbakar?
S1: enggak sih, tapi panas banget ini
S2: Lihatlah, inilah manusia. Bersyukur karena kita masih diberikan nikmat panas ini. Mungkin diluar sana banyak orang yang bahagia dengan adanya panas ini. Jangan mudah mengeluh dengan nikmat yang diberikanNya. Bayangkan kalau nikmat panas di dunia saja kita sudah mengeluh seperti ini, bagaimana nanti panasnya akhirat yang merupakan ganjaran dari dosa-dosa kita??
Aku lupa siapa yang berbicara saat itu, tapi yang pasti hal ini memberikanku satu pelajaran berarti. Seringkali kita sebagaimana manusia mengeluhkan nikmat yang diberikan penciptanya. Bukannya bersyukur malah mengeluh. Panas di dunia saja sudah seperti ini, bagaimana panas nanti di akhirat coba yaa.
Kalau ditilik lagi, bukannya panas bumi meningkat juga akibat dari sikap manusia yang tak arif terhadap alam? Jadi jangan terus mengeluh, orang kita sendiri yang menyebabkan ini semua. Begitupun panas di akhirat, semakin banyak dosa, semakin mungkin lah kita merasakan panas yang berkali lipat lebih panas dari ini, termasuk dengan keluhan kita. Tanpa sadar, keluhan kitalah yang mendekatkan kita pada panasnya api neraka.
Jadi, mulai sekarang jangan mudah mengeluh.. apalagi mengeluhkan nikmat dariNya. Bersabarlah, terlebih bagi yang berkerudung harusnya merasa senang. Karena tetes dari orang yang menutup auratnya adalah pahala baginya. Insyaallah.. semoga saja..
Hanya berbagi pengalaman, semoga bermanfaat :)
Jangan sampa nantinya kita menjadi seorang pengeluh
Bila tak kuat dan ingin mengeluh, istighfar saja.. itu lebih baik. Biar hanya Allah saja yang dengar keluhan kita.
Aku jadi teringat ucapan seseorang, aku lupa tepatnya siapa..
S1: panasnya hari ini, kulit kerasa kaya dibakar.
S2: jangan melebih-lebihkan
S1: Siapa yang berlebihan, memang sangat panas cuaca hari ini
S2: Memang kamu pernah merasakan kulit terbakar?
S1: enggak sih, tapi panas banget ini
S2: Lihatlah, inilah manusia. Bersyukur karena kita masih diberikan nikmat panas ini. Mungkin diluar sana banyak orang yang bahagia dengan adanya panas ini. Jangan mudah mengeluh dengan nikmat yang diberikanNya. Bayangkan kalau nikmat panas di dunia saja kita sudah mengeluh seperti ini, bagaimana nanti panasnya akhirat yang merupakan ganjaran dari dosa-dosa kita??
Aku lupa siapa yang berbicara saat itu, tapi yang pasti hal ini memberikanku satu pelajaran berarti. Seringkali kita sebagaimana manusia mengeluhkan nikmat yang diberikan penciptanya. Bukannya bersyukur malah mengeluh. Panas di dunia saja sudah seperti ini, bagaimana panas nanti di akhirat coba yaa.
Kalau ditilik lagi, bukannya panas bumi meningkat juga akibat dari sikap manusia yang tak arif terhadap alam? Jadi jangan terus mengeluh, orang kita sendiri yang menyebabkan ini semua. Begitupun panas di akhirat, semakin banyak dosa, semakin mungkin lah kita merasakan panas yang berkali lipat lebih panas dari ini, termasuk dengan keluhan kita. Tanpa sadar, keluhan kitalah yang mendekatkan kita pada panasnya api neraka.
Jadi, mulai sekarang jangan mudah mengeluh.. apalagi mengeluhkan nikmat dariNya. Bersabarlah, terlebih bagi yang berkerudung harusnya merasa senang. Karena tetes dari orang yang menutup auratnya adalah pahala baginya. Insyaallah.. semoga saja..
Hanya berbagi pengalaman, semoga bermanfaat :)
Jangan sampa nantinya kita menjadi seorang pengeluh
Bila tak kuat dan ingin mengeluh, istighfar saja.. itu lebih baik. Biar hanya Allah saja yang dengar keluhan kita.
it's never forgotten
Setiap orang pasti pernah membuat kesalahan terhadap orang lain kan?
Begitu juga dengan mereka semua..
Biasanya untuk beberapa orang, mereka akan melupakan segala masalah yang pernah ada dalam hidupnya. Tapi tidak denganku.
Aku selalu mengingat siapa-siapa saja yang pernah bermasalah denganku.
Seseorang yang menghinaku, menipuku, menggunjingkan sesuatu yang tidak pernah aku lakukan,, Aku tak akan pernah lupa wajah-wajah mereka, bahkan kalimat yang keluar dari mulut mereka pun tak jarang masih aku ingat. Seorang teman SD yang selalu memfitnahku, berpura-pura menjadi teman yang baik, teman yang dulu membuatku terkucilkan saat aku jadi murid pindahan, lalu seorang sahabat yang akhirnya mengkhianatiku, ada juga teman sekolah yang dulu menyabotase tugasku, juga orang-orang yang mengambil paksa apa yang aku punya.. Aku tak akan pernah lupa dengan mereka semua..
Sifat-sifat jahat yang mengisi kehidupanku..
Setiap orang pasti selalu punya fans dan juga heatters kan? Ada yang suka dan ada yang tidak menyukai kita. Aku sangat maklumi itu. Tapi biasanya, untuk mereka-mereka yang menyakitiku padahal aku tidak menyakitinya, orang-orang seperti itulah yang sulit aku lupakan. Meski mungkin aku telah memaafkan kesalahannya, tapi maaf darinya tak akan menghapus apa yang pernah dia lakukan. Aku memaafkan orangnya, tapi aku tak akan pernah membenarkan sikap yang telah diperbuatnya.
Jadi jangan heran kalau kalian melihatku tersenyum pada seseorang tapi melihat pandangan sinis di mataku. Itu artinya orang tersebut pernah bermasalah denganku.
Ingat, kata maaf tak akan pernah menghapus apa yang telah terjadi.
Ingat, ada peribahasa yang mengatakan kuman diseberang laut nampak gajah di depan mata tak nampak
Ingat, kesan pertama itu sangat membekas, terlebih kesan yang menyakitkan..
Sebagai bahan introspeksi diri saja. Bahwa tidak semua orang menyukai kita, dan juga mampu melupakan kesalahan yang telah kita buat. Kita tak bisa memaksa mereka berpikir baik tentang kita, meski nyatanya kita memang sudah benar-benar berubah. Luka itu membekas, tapi kebaikan seringnya tak meninggalkan jejaknya.
Maka lebih berhati-hatilah dalam bertindak, karena apa yang telah terjadi ya terjadilah, itu nyata wujudnya, ada menjadi takdirnya, dan terasa dihatinya..
Semoga saja tidak banyak orang-orang sepertiku hehehe
Bukan maksud pendendam ya.. Karena aku tak pernah membalas apa yang mereka lakukan padaku..
:)
Begitu juga dengan mereka semua..
Biasanya untuk beberapa orang, mereka akan melupakan segala masalah yang pernah ada dalam hidupnya. Tapi tidak denganku.
Aku selalu mengingat siapa-siapa saja yang pernah bermasalah denganku.
Seseorang yang menghinaku, menipuku, menggunjingkan sesuatu yang tidak pernah aku lakukan,, Aku tak akan pernah lupa wajah-wajah mereka, bahkan kalimat yang keluar dari mulut mereka pun tak jarang masih aku ingat. Seorang teman SD yang selalu memfitnahku, berpura-pura menjadi teman yang baik, teman yang dulu membuatku terkucilkan saat aku jadi murid pindahan, lalu seorang sahabat yang akhirnya mengkhianatiku, ada juga teman sekolah yang dulu menyabotase tugasku, juga orang-orang yang mengambil paksa apa yang aku punya.. Aku tak akan pernah lupa dengan mereka semua..
Sifat-sifat jahat yang mengisi kehidupanku..
Setiap orang pasti selalu punya fans dan juga heatters kan? Ada yang suka dan ada yang tidak menyukai kita. Aku sangat maklumi itu. Tapi biasanya, untuk mereka-mereka yang menyakitiku padahal aku tidak menyakitinya, orang-orang seperti itulah yang sulit aku lupakan. Meski mungkin aku telah memaafkan kesalahannya, tapi maaf darinya tak akan menghapus apa yang pernah dia lakukan. Aku memaafkan orangnya, tapi aku tak akan pernah membenarkan sikap yang telah diperbuatnya.
Jadi jangan heran kalau kalian melihatku tersenyum pada seseorang tapi melihat pandangan sinis di mataku. Itu artinya orang tersebut pernah bermasalah denganku.
Ingat, kata maaf tak akan pernah menghapus apa yang telah terjadi.
Ingat, ada peribahasa yang mengatakan kuman diseberang laut nampak gajah di depan mata tak nampak
Ingat, kesan pertama itu sangat membekas, terlebih kesan yang menyakitkan..
Sebagai bahan introspeksi diri saja. Bahwa tidak semua orang menyukai kita, dan juga mampu melupakan kesalahan yang telah kita buat. Kita tak bisa memaksa mereka berpikir baik tentang kita, meski nyatanya kita memang sudah benar-benar berubah. Luka itu membekas, tapi kebaikan seringnya tak meninggalkan jejaknya.
Maka lebih berhati-hatilah dalam bertindak, karena apa yang telah terjadi ya terjadilah, itu nyata wujudnya, ada menjadi takdirnya, dan terasa dihatinya..
Semoga saja tidak banyak orang-orang sepertiku hehehe
Bukan maksud pendendam ya.. Karena aku tak pernah membalas apa yang mereka lakukan padaku..
:)
Jumat, 10 Juli 2015
Quotes
Jika sepotong kisah hidup kita tidak selesai, tutup potongan
tersebut, lanjutkan kisah yang lain. Ada banyak cerita baru yang lebih
seru telah menunggu.
Jika sepucuk keinginan kita gagal terpenuhi, maka tinggalkan keinginan tersebut, teruskan keinginan yang lain. Ada banyak keinginan yang lebih baik yang tersedia.
Hidup ini sebentar, jangan habiskan berkutat di sepotong kisah saja.
Jika sepucuk keinginan kita gagal terpenuhi, maka tinggalkan keinginan tersebut, teruskan keinginan yang lain. Ada banyak keinginan yang lebih baik yang tersedia.
Hidup ini sebentar, jangan habiskan berkutat di sepotong kisah saja.
*Tere Liye
Sungguh Aneh Kita
Giliran diajak bercanda malah beneran
eh giliran berharap beneran malah cuma bercanda
Kok rasanya kita itu selalu berselisih jalan yaa
Kadang sulit buat kita saling membaca
Seperti meraba dengan cahaya lilin temaram
Aku coba tuk bersua, tapi tak kunjung kau dengar
Semakin jauh rasa jarak diantara kita
Mungkin hanya disini
Lupakan lara dan juga harap yang yang masih tersisa
Hilangkan semua tentang prasangka
Sayonara ._.
eh giliran berharap beneran malah cuma bercanda
Kok rasanya kita itu selalu berselisih jalan yaa
Kadang sulit buat kita saling membaca
Seperti meraba dengan cahaya lilin temaram
Aku coba tuk bersua, tapi tak kunjung kau dengar
Semakin jauh rasa jarak diantara kita
Mungkin hanya disini
Lupakan lara dan juga harap yang yang masih tersisa
Hilangkan semua tentang prasangka
Sayonara ._.
Kata Ibu Haji
Ibu haji adalah guru ku saat sekolah dasar dulu. Nama aslinya sendiri aku gak tau pasti, abis saat aku SD dulu semua siswa dan juga guru memanggilnya dengan sebutan ibu haji. Jadi aku kenalnya ya ibu haji hehehe
Beliau adalah wali kelas ku saat aku kelas tiga dulu.
Ibu haji ini terkenal galak hehehe mungkin sekarang aku menyebutnya tegas.
Dulu saat aku sekolah, karena rumah ku dekat dengan sekolah, tiap istirahat aku selalu pulang ke rumah. Namun meski aku pulang, aku selalu minta izin dengan guruku saat itu. Dan pada suatu ketika saat istirahat aku minta izin pulang sama bu haji, namun bukan izin yang aku dapatkan malah omelan dan aku dimarahi gak boleh pulang lagi. Sebal sekali aku saat itu.
Dan pada kesempatan lain, saat itu aku izin untuk pulang ke solo karena orang tua ku pulang ke solo. Eh bu haji malah nyindir aku, yang intinya aku selalu saja pulang ke solo saat puasa. Disindir begitu di depan teman-temanku siapa yang gak down coba.
Sejak saat itu aku sebel banget sama ibu haji.
Eeiit itu rahasia yaa hehehe
Sekarang ibu haji sudah pensiun dari kerjanya sebagai guru. Dan saat ini ibu haji malah menjadi teman dekat dengan mamah ku. Karena rumah kami yang hanya berbeda gang saja, mamah dan juga ibu haji sering bertemu di masjid dekat rumah, dan mereka pun bergabung dalam satu kelompok pengajian. Makanya sekarang mereka berteman dekat.
Kemarin mamah bilang katanya ibu haji nanyain aku, dan katanya ibu haji banyak cerita saat aku sekolah dulu ke mamah. Woow aku langsung parno dong, jangan jangan ibu haji ngomong yang jelek-jelek nih pikirku.
Namun ternyata yang ada dipikiran aku salah besar. Dari cerita mamah sih ibu haji terlihat sangat mengenal dan memperhatikan aku hehehe
Kata mamah, ibu haji tuh sayang banget sama aku. Ibu haji bilang kalau aku tuh anak yang pintar, makanya waktu aku izin ke solo beliau sangat menyayangkan. Mungkin tentang sindiran beliau dulu kali ya yang dimaksud. Jadi malu udah salah paham, ternyata itu adalah ungkapan rasa kecewanya, bukan sindiran seperti yang aku kira hehehe
Ibu haji juga bilang kalau aku itu anak yang tegas dari dulu, katanya kalau aku salah aku akan diam, tetapi kalau aku udah punya pemikiran yang bener ya harus bener. Hahaha ternyata watak keras kepalaku emang sudah aku miliki dari kecil. Katanya itu sangat bagus buat masa depanku.
Diam-diam ternyata ibu haji bangga padaku, beliau juga sangat memperhatikanku.
Bukan sok sombong, tapi bayangin aja deh, yang namanya guru pasti jarang inget semua muridnya kan? Kalau pun inget pasti hanya murid-murid yang memang menarik baginya. Itu berarti kan aku memang menarik untuknya. Beliau bahkan sampai sangat mengenal kepribadianku hingga sekarang. Aku pikir jarang lho guru yang bisa mengenal kepribadian muridnya kalau dia gak benar-benar memperhatikannya.
Seneng rasanya hehehe
bukan bermaksud sombong atau ria aku bercerita ini semua. Intinya adalah jangan terlalu berpikir jelek sama guru yang galak sama kamu. Kali aja ternyata guru kamu itulah yang paling memperhatikan kamu. Galaknya adalah bentuk rasa sayangnya untukmu. Seperti contohnya ibu haji.
Beliau dulu sangat galak menurutku, namun ternyata malah beliaulah yang sangat memperhatikanku. Akhirnya sekarang aku malah dekat sama ibu haji hehehe kalo di masjid pasti shalat bersebelahan. Sering bercanda pula. Ya walau ada yang gak pernah berubah sih dari bu haji, ketegasannya dan juga omelannya hehehe
Terimakasih ibu haji :)
Aku tak akan lupakan semua yang telah kau ajarkan.
Segala ilmumu, mungkin akan berguna nantinya. Kalau aku nanti beneran jadi guru, aku ingin sepertimu yang selalu diingat murid-muridnya dan bisa mengenal dekat setiap muridku..
Semoga saja,, terimakasih bu atas doa mu :)
Beliau adalah wali kelas ku saat aku kelas tiga dulu.
Ibu haji ini terkenal galak hehehe mungkin sekarang aku menyebutnya tegas.
Dulu saat aku sekolah, karena rumah ku dekat dengan sekolah, tiap istirahat aku selalu pulang ke rumah. Namun meski aku pulang, aku selalu minta izin dengan guruku saat itu. Dan pada suatu ketika saat istirahat aku minta izin pulang sama bu haji, namun bukan izin yang aku dapatkan malah omelan dan aku dimarahi gak boleh pulang lagi. Sebal sekali aku saat itu.
Dan pada kesempatan lain, saat itu aku izin untuk pulang ke solo karena orang tua ku pulang ke solo. Eh bu haji malah nyindir aku, yang intinya aku selalu saja pulang ke solo saat puasa. Disindir begitu di depan teman-temanku siapa yang gak down coba.
Sejak saat itu aku sebel banget sama ibu haji.
Eeiit itu rahasia yaa hehehe
Sekarang ibu haji sudah pensiun dari kerjanya sebagai guru. Dan saat ini ibu haji malah menjadi teman dekat dengan mamah ku. Karena rumah kami yang hanya berbeda gang saja, mamah dan juga ibu haji sering bertemu di masjid dekat rumah, dan mereka pun bergabung dalam satu kelompok pengajian. Makanya sekarang mereka berteman dekat.
Kemarin mamah bilang katanya ibu haji nanyain aku, dan katanya ibu haji banyak cerita saat aku sekolah dulu ke mamah. Woow aku langsung parno dong, jangan jangan ibu haji ngomong yang jelek-jelek nih pikirku.
Namun ternyata yang ada dipikiran aku salah besar. Dari cerita mamah sih ibu haji terlihat sangat mengenal dan memperhatikan aku hehehe
Kata mamah, ibu haji tuh sayang banget sama aku. Ibu haji bilang kalau aku tuh anak yang pintar, makanya waktu aku izin ke solo beliau sangat menyayangkan. Mungkin tentang sindiran beliau dulu kali ya yang dimaksud. Jadi malu udah salah paham, ternyata itu adalah ungkapan rasa kecewanya, bukan sindiran seperti yang aku kira hehehe
Ibu haji juga bilang kalau aku itu anak yang tegas dari dulu, katanya kalau aku salah aku akan diam, tetapi kalau aku udah punya pemikiran yang bener ya harus bener. Hahaha ternyata watak keras kepalaku emang sudah aku miliki dari kecil. Katanya itu sangat bagus buat masa depanku.
Diam-diam ternyata ibu haji bangga padaku, beliau juga sangat memperhatikanku.
Bukan sok sombong, tapi bayangin aja deh, yang namanya guru pasti jarang inget semua muridnya kan? Kalau pun inget pasti hanya murid-murid yang memang menarik baginya. Itu berarti kan aku memang menarik untuknya. Beliau bahkan sampai sangat mengenal kepribadianku hingga sekarang. Aku pikir jarang lho guru yang bisa mengenal kepribadian muridnya kalau dia gak benar-benar memperhatikannya.
Seneng rasanya hehehe
bukan bermaksud sombong atau ria aku bercerita ini semua. Intinya adalah jangan terlalu berpikir jelek sama guru yang galak sama kamu. Kali aja ternyata guru kamu itulah yang paling memperhatikan kamu. Galaknya adalah bentuk rasa sayangnya untukmu. Seperti contohnya ibu haji.
Beliau dulu sangat galak menurutku, namun ternyata malah beliaulah yang sangat memperhatikanku. Akhirnya sekarang aku malah dekat sama ibu haji hehehe kalo di masjid pasti shalat bersebelahan. Sering bercanda pula. Ya walau ada yang gak pernah berubah sih dari bu haji, ketegasannya dan juga omelannya hehehe
Terimakasih ibu haji :)
Aku tak akan lupakan semua yang telah kau ajarkan.
Segala ilmumu, mungkin akan berguna nantinya. Kalau aku nanti beneran jadi guru, aku ingin sepertimu yang selalu diingat murid-muridnya dan bisa mengenal dekat setiap muridku..
Semoga saja,, terimakasih bu atas doa mu :)
Kamis, 09 Juli 2015
Ice Cream dari Papah
Yuhuhuuuu
Malam ini dapat ice cream lagi dari papah hehehe
Dulu saat aku kecil papah selalu saja membelikan aku satu plastik ice cream berbagai rasa ketika dia keluar rumah. Biasanya sih kalau papah pergi ke bank buat menabung, soalnya di samping bank itu ada toko yang menjual ice cream. Awalnya aku selalu merengek minta ikut kalau papah pergi ke bank, supaya bisa minta ice cream pulangnya. Tapi setelah papah berjanji akan membelikan aku ice cream tanpa aku harus ikut ke bank, sejak saat itu aku berhenti mengikuti papah pergi ke bank.
Namun selanjutnya, setiap kali papah pergi ke bank, aku akan selalu menunggu di depan pintu rumah ku hehehe bukan menunggu papah ku, tapi menunggu ice cream ku...
Setiap ada orang yang jual ice cream lewat rumah pun aku juga pasti merengek minta dibelikan. Dan papah selalu mengijinkan aku membeli ice cream apapun yang aku mau. Tak peduli dengan segala macam omelan mamah tentang kekhawatirannya dengan gigiku, aku dengan senang hati menyantap seluruh ice cream yang aku beli.
Semenjak saat itu lah papah tau aku sangat suka ice cream. Dan bahkan hingga kini pun papah masih saja memanjakan aku dengan cara membelikan ice cream. Itulah cara dia memanjakanku yang tak pernah berubah dari dulu.
Kedengerannya memang sangat sepele. Tapi mengingat semua kenangan itu rasanya membuatku sangat bangga, hingga aku menitikkan air mata bahagiaku.
Aku sangat bersyukur dengan nikmat ini, aku diberikan papah yang sangat menyayangiku dan memanjakanku hingga sebesar ini..
Terimakasih papah, walau aku belum bisa membalas sedikit saja kebahagiaan yang telah kau berikan, tapi aku janji aku akan berusaha membuatmu bangga..
Papah, aku sayang papah..
Makasih ice crem nya ..
Nanti kalau aku udah bisa kerja, aku yang akan gantian beliin makanan apapun yang papah suka hehehe
Aku janji.
Lambungku Sayang
Dari kecil aku memang sudah sangat terkenal susah makan. Rewel deh kalo soal makanan. Aku lebih milih gak makan dari pada makan makanan yang gak aku suka (don't try it). Akibatnya lambungku bermasalah deh sekarang..
Sebenarnya aku sudah memiliki penyakit lambung sejak aku di sekolah dasar. Bahkan dulu aku sempat selalu mengkonsumsi obat khusus dari dokter. Tapi sekarang udah enggak sampe begitu sih, walau kemana-mana aku tetap harus bawa obat untuk lambungku. Ya buat persiapan aja sih kali-kali kambuh ditempat tak terduga kan hehehe
Namun sayang, sepertinya keadaan lambungku makin sensitif sekarang. Kakakku saja bilang kalau sakit lambungku udah parah, separah apa aku juga gak tau sih hehehe
Efeknya adalah sekarang aku gak boleh sembarangan makan makanan. Semuanya harus dilihat dulu, apakah makanan itu akan mengancam kesehatan lambungku atau tidak. Jelas saja itu membuatku sangat kesal. Pasalanya semua makanan yang aku suka adalah makanan yang membahayakan kesehayan lambungku.
Mulai dari asam, aku gak boleh makan strawberi teralalu banyak, termasuk buah asam lainnya. Aku gak boleh minum caffein terlalu banyak, akibatnya aku sekarang amat sangat jarang mengkonsumsi kafein. Semua yang berbau ketan-ketan juga harus dihindari, katanya sih lama pencernaannya. Aku gak boleh minum minuman bersoda, padahal saat kecil aku sangat suka minuman bersoda, jadi insyaf deh sekarang hehehe
Yang susah adalah mie, udah aku coba tapi tetap saja tergoda buat makan mie. Tapi sepertinya aku harus mulai insyaf makan mie deh, lambung makin gak kuat. Makan keju dan juga coklat dalam jumlah banyak juga gak boleh. Dan yang paling sulit adalah aku gak boleh makan pedes. Woooow rasanya itu sangat sangat sulit deh. Makan kalo gak pedes tuh mana enak coba yaa.. tapi lagi-lagi aku memang harus mengontrol konsumsi makanan pedasku. Aku juga gak boleh tidur malem, karena akan menambah produksi asam lambungku. Apalagi stres, waaah sepertinya itu yang paling bahaya deh buatku hehehehe
Sebenarnya bukan berarti semua yang aku sebutkan di atas haram hukumnya untukku, tapi memang harus sangat dikontrol jumlahnya dan juga waktunya.
Hampir tiap hari aku harus minum madu. Tapi gak masalah sih manis ini, dari pada harus minum sari kunyit tiap pagi, seperti saat aku kecil dulu. Ih pahit rasanya..
Mulai sekarang aku harus lebih sayang sama sambungku, kalo masih mau makan makanan enak, aku harus kontrol semua hal yang membahayakan kesehatan lambungku. Masalahnya sekarang aja makan pedes dikit perutku langsung bereaksi..
Sedih banget deh pokoknya, oh lambungku sayang.. sehat-sehat ya kamu..
hahahaha
Buat kalian yang baca, apalagi yang lambungnya sangat sehat, bersyukurlah karena kalian bebas makan apapun yang kalian mau. Tapi tetap jaga kesehatan lambung kalian yaaa, jangan ditiru nih pengalaman penulis blog ini. Oke?
Sebenarnya aku sudah memiliki penyakit lambung sejak aku di sekolah dasar. Bahkan dulu aku sempat selalu mengkonsumsi obat khusus dari dokter. Tapi sekarang udah enggak sampe begitu sih, walau kemana-mana aku tetap harus bawa obat untuk lambungku. Ya buat persiapan aja sih kali-kali kambuh ditempat tak terduga kan hehehe
Namun sayang, sepertinya keadaan lambungku makin sensitif sekarang. Kakakku saja bilang kalau sakit lambungku udah parah, separah apa aku juga gak tau sih hehehe
Efeknya adalah sekarang aku gak boleh sembarangan makan makanan. Semuanya harus dilihat dulu, apakah makanan itu akan mengancam kesehatan lambungku atau tidak. Jelas saja itu membuatku sangat kesal. Pasalanya semua makanan yang aku suka adalah makanan yang membahayakan kesehayan lambungku.
Mulai dari asam, aku gak boleh makan strawberi teralalu banyak, termasuk buah asam lainnya. Aku gak boleh minum caffein terlalu banyak, akibatnya aku sekarang amat sangat jarang mengkonsumsi kafein. Semua yang berbau ketan-ketan juga harus dihindari, katanya sih lama pencernaannya. Aku gak boleh minum minuman bersoda, padahal saat kecil aku sangat suka minuman bersoda, jadi insyaf deh sekarang hehehe
Yang susah adalah mie, udah aku coba tapi tetap saja tergoda buat makan mie. Tapi sepertinya aku harus mulai insyaf makan mie deh, lambung makin gak kuat. Makan keju dan juga coklat dalam jumlah banyak juga gak boleh. Dan yang paling sulit adalah aku gak boleh makan pedes. Woooow rasanya itu sangat sangat sulit deh. Makan kalo gak pedes tuh mana enak coba yaa.. tapi lagi-lagi aku memang harus mengontrol konsumsi makanan pedasku. Aku juga gak boleh tidur malem, karena akan menambah produksi asam lambungku. Apalagi stres, waaah sepertinya itu yang paling bahaya deh buatku hehehehe
Sebenarnya bukan berarti semua yang aku sebutkan di atas haram hukumnya untukku, tapi memang harus sangat dikontrol jumlahnya dan juga waktunya.
Hampir tiap hari aku harus minum madu. Tapi gak masalah sih manis ini, dari pada harus minum sari kunyit tiap pagi, seperti saat aku kecil dulu. Ih pahit rasanya..
Mulai sekarang aku harus lebih sayang sama sambungku, kalo masih mau makan makanan enak, aku harus kontrol semua hal yang membahayakan kesehatan lambungku. Masalahnya sekarang aja makan pedes dikit perutku langsung bereaksi..
Sedih banget deh pokoknya, oh lambungku sayang.. sehat-sehat ya kamu..
hahahaha
Buat kalian yang baca, apalagi yang lambungnya sangat sehat, bersyukurlah karena kalian bebas makan apapun yang kalian mau. Tapi tetap jaga kesehatan lambung kalian yaaa, jangan ditiru nih pengalaman penulis blog ini. Oke?
Review Ice Garden
Ice garden atau banyak yang menyebutnya dengan ice cream pot, siapa yang gak tau sih?
Sajian ice cream yang satu ini memang sedang booming banget akhir-akhir ini. Apalagi bagi kalangan anak muda, ice cream yang satu ini memang sedang jadi kekinian banget deh.
Karena penasaran, aku coba deh beli hehehe aku ajak temenku buat ikut pesen ice cream itu. Dan wooow antriannya boookk gila panjang bener. Aku aja sampe antri setengah jam lebih buat dapetin satu pot kecil si ice garden ini. Kaya apa sih rasanya sampe banyak bener yang antri??
Setelah antri selama setengah jam, sampe rela-relain buat buka puasa disitu cuma pake air mineral gelas, mana pake dibagi bertiga pula sama dua temenku hahaha akhirnya taraaa dapet juga deh tu ice garden..
Dilihat dari penampilannya sih emang bikin penasaran ya, unik ada cacingnya gitu. Yaa walau aku jijik banget sama hewan cacing, tapi cacing yang kali ini enak kok hehehe ya jelas laaah, orang itu cuma jelly doang.
Waktu pertama kali aku makan, rasanya kaya kamu makan ice cream campur rempah oreo tuh hahahaha abis yang kaya tanah itu rasanya kaya biskuit coklat yang dihancurin sih. Trus ada cococrans gitu, ada kaya kacangnya juga dan coklat bubuk yang gak ketinggalan. Untuk ice creamnya sendiri rasanya gak special kok, kaya ice cream biasa rasanya.
So, over all aku sedikit kecewa sih. Dari segi keistimewaan rasa dengan lamanya aku mengantri tidaklah sepadan. Mungkin karena emang lagi kekinian banget kali yaa jadi rame gila..
Aku pribadi sih lebih suka makan ice cream dari minimarket, hehehe selain bisa dapet cup yang gede, gak perlu ngantri lagi hahahaha maklum mungkin emang lidah aku sedikit norak, gak bisa diajak gaul dikit hehehe
Tapi it's oke lah, paling gak kalo ditanya temen udah pernah nyobain enggak kan bisa bilang udah hahaaha
So, what about you??
Rabu, 08 Juli 2015
Persiapan PPL
Tinggal menghitung hari sebelum ppl dimulai. Tapi baru persiapannya aja udah capek banget. Udah mana kemungkinan besar dapetnya sekolah SMA/SMK, kurikulumnya pake kurikulum 2013 pula. Itu artinya aku harus belajar lagi materi SMA, begini nih resiko kalo waktu sekolahnya dulu IPA abal-abal hahaha jadi sekarang harus belajar dari awal lagi. Mana kurikulumnya pake kurikulum yang baru lagi, RPP nya kan makin sulit, cara ngajar dan penilaiannya apa lagi, lebih menguras tenaga. Belajar banyak banget ini sih..
Selain dari persiapan materi ajar, persiapan finansial juga harus diperhitungkan. Ini nih yang bikin lebih pusing. Dari mulai perlengkapan pakaian yang mahalnya minta ampun, lalu sepatu yang juga gak bisa dibilang murah. Kemudian perlengkapan alat tulis seperti spidol, penghapus dan juga buku-buku. Karena pake kurikulum yang baru, harus siap-siap dengan biaya hard copy yang pasti ngebengkak, pasalnya yang namanya kurikulum 2013 jumlah lembaran RPP nya jauh lebih banyak dari pada kurikulum sebelumnya.
Ditambah dengan biaya make up segala, walau kelihatannya sepele tapi buat harga gak bisa disepelekan. Harus siap-siap juga dengan biaya buat bingkisan ke sekolah nantinya. Dan juga harus siap dana ekstra kalo-kalo dapet sekolah yang jauh, otomatis transport makin mahal belum kalo ternyata dapet sekolahnya yang terpencil dimana nanti harus kost segala. Ah rasanya pusing mikirinnya,..
Kalo begini caranya gimana aku bisa beli tas yang aku mau???
Lebaran tahun ini gak boleh beli baju baru, belinya baju safari aja. Gak boleh beli sandal, belinya sepatu buat ngajar. Gak boleh banyak jalan-jalan soalnya harus banyak belajar. Hahahaha harus mulai prihatin dan irit nih..
Mulai sekarang harus belajar buat bangun pagi lagi, abis subuh gak boleh tidur. Harus belajar mandi pagi, yang artinya harus tahan bersin-berasin berkali-kali. Itu semua demi gak telat nanti waktu PPL, dulu waktu jadi siswa datengnya suka telat. Sekarang kalo jadi guru gak boleh telat lagi. Buat aku yang orangnya doyan banget telat, hal seperti ini berat banget deh rasanya..
Kata mamah sih 'namanya juga lagi berjuang' hahahaha iya aja deh
Sabar... sabar...
Selain dari persiapan materi ajar, persiapan finansial juga harus diperhitungkan. Ini nih yang bikin lebih pusing. Dari mulai perlengkapan pakaian yang mahalnya minta ampun, lalu sepatu yang juga gak bisa dibilang murah. Kemudian perlengkapan alat tulis seperti spidol, penghapus dan juga buku-buku. Karena pake kurikulum yang baru, harus siap-siap dengan biaya hard copy yang pasti ngebengkak, pasalnya yang namanya kurikulum 2013 jumlah lembaran RPP nya jauh lebih banyak dari pada kurikulum sebelumnya.
Ditambah dengan biaya make up segala, walau kelihatannya sepele tapi buat harga gak bisa disepelekan. Harus siap-siap juga dengan biaya buat bingkisan ke sekolah nantinya. Dan juga harus siap dana ekstra kalo-kalo dapet sekolah yang jauh, otomatis transport makin mahal belum kalo ternyata dapet sekolahnya yang terpencil dimana nanti harus kost segala. Ah rasanya pusing mikirinnya,..
Kalo begini caranya gimana aku bisa beli tas yang aku mau???
Lebaran tahun ini gak boleh beli baju baru, belinya baju safari aja. Gak boleh beli sandal, belinya sepatu buat ngajar. Gak boleh banyak jalan-jalan soalnya harus banyak belajar. Hahahaha harus mulai prihatin dan irit nih..
Mulai sekarang harus belajar buat bangun pagi lagi, abis subuh gak boleh tidur. Harus belajar mandi pagi, yang artinya harus tahan bersin-berasin berkali-kali. Itu semua demi gak telat nanti waktu PPL, dulu waktu jadi siswa datengnya suka telat. Sekarang kalo jadi guru gak boleh telat lagi. Buat aku yang orangnya doyan banget telat, hal seperti ini berat banget deh rasanya..
Kata mamah sih 'namanya juga lagi berjuang' hahahaha iya aja deh
Sabar... sabar...
Senin, 06 Juli 2015
Buka Bersama 3.CD
Malam minggu kemarin teman-teman sekelasku mengadakan buka bersama untuk pertama kalinya. Namanya juga kelas baru, jadi ya ini merupakan acara yang baru untuk kelas kita.
Awalnya, saat acaranya diumumkan, aku sedikit pesimis dengan banyaknya peminat. Abisnya, cuma beberapa orang saja yang mau memberikan kepastian untuk datang. Bahkan tadinya aku pun juga gak mau ikut datang (padahal aku panitiannya hahahha), eh tapi bukan karena alasan sepi peminat ya. Alasanku karena saat itu kondisi tubuhku sedang kurang baik, mungkin karena kesibukanku akhir-akhir ini.
Namun malihat teman-temanku yang datang sangat semangat untuk acara ini, aku pikir aku gak mungkin mengurangi jumlah peserta acara bukber yang aku pikir akan sedikit peminatnya. Rasanya gak tega, mereka pun bahkan siap mengantar jemputku. Akhirnya aku putuskan untuk datang, walau pun aku harus telat karena aku telat bangun tidur, maklum
Sesampainya di tempat makan, benar dugaanku, hanya ada beberapa orang saja yang datang. Tapi ternyata, mendekati saat maghrib, teman-teman yang tadinya tidak akan datang ternyata mereka datang semua.. Akhirnya hampir seluruh anggota kelas 3.CD datang semua, hanya beberapa orang saja yang tidak datang. Acara buka bersama yang aku pikir akan berjalan dengan sepi, ternyata malah berjalan dengan sangat ramai. Bahkan ada yang membawakan makanan pembuka segala.
Selesai acara makan dan shalat maghrib, kami pun merencanakan acara selanjutnya. Meski beberapa orang tidak dapat melanjutkan acara karena alasan tertentu, namun sisanya cukup banyak kok.
Kami pun memutuskan untuk pergi mencari tempat untuk sekedar nongkrong dan juga menyusun program acara kelas selanjutnya. Setelah kita menyelesaikan penyusunan agenda selanjutnya, si ketua DPM memberikan ide untuk memainkan sebuah game truth or dare, untuk menjalin kedekatan katanya.
Kami pun setuju memainkannya. Dan ternyata sangat menyenangkan sekali. Pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab dengan jujur dan juga tantangan-tantangan yang sebenarnya menjurus kepada mengerjai, membuat kita semua malam itu tertawa dengan bahagia. Rasanya begitu membahagiakan..
Tetep kompak ya 3.CD, masih ada agenda menanti kita..
Saat-saat seperti inilah yang nanti akan kita kenang bersama. So, mari kita ciptakan lebih banyak lagi kenangan kita bersama :)
Buat kemarin yang tidak dapat ikut serta, next progame wajib ikut yaa
Berikut beberapa foto kebersamaan kita...
July
Bulan juli adalah bulan yang menyenangkan harusnya buat ku. Selain karena bertepatan dengan idul fitri, bulan juli juga merupakan bulan kelahiranku. Semua orang pasti akan bahagia merayakan hari ulang tahunnya kan? Tapi sepertinya tahun ini berbeda denganku.
Mungkin bulan ini akan menjadi bulan yang menyebalkan untukku. Ini bukan hanya tentang tak ada kado, kue dan juga lilin ulang tahun. Tapi yang paling parah adalah gak ada orang yang menemani. Ya, begitu banyak kejadian yang membahagiakan yang harus aku lalui sendiri.
Kenapa menyebalkan sekali?
Ingin rasanya marah, tapi gak tau mesti marah ke siapa.
Kue, lilin dan juga kado pasti ada yang memberikannya nanti. Tapi bukan itu yang aku inginkan. Aku ingin bersama orang-orang yang aku sayang.
Aku ingin waktu mereka. Hanya itu..
Semakin aku pikir, semakin menyebalkan. Mungkin bulan ini hanya akan aku habiskan untuk belajar di rumah -_-
Mungkin bulan ini akan menjadi bulan yang menyebalkan untukku. Ini bukan hanya tentang tak ada kado, kue dan juga lilin ulang tahun. Tapi yang paling parah adalah gak ada orang yang menemani. Ya, begitu banyak kejadian yang membahagiakan yang harus aku lalui sendiri.
Kenapa menyebalkan sekali?
Ingin rasanya marah, tapi gak tau mesti marah ke siapa.
Kue, lilin dan juga kado pasti ada yang memberikannya nanti. Tapi bukan itu yang aku inginkan. Aku ingin bersama orang-orang yang aku sayang.
Aku ingin waktu mereka. Hanya itu..
Semakin aku pikir, semakin menyebalkan. Mungkin bulan ini hanya akan aku habiskan untuk belajar di rumah -_-
truth or dare
Aku dan teman-teman sekelasku mengadakan acara bersama. Dimana dalam acara tersebut kita memainkan sebuah permainan yaitu truth or dare. Sampai saat kita memainkan game tersebut, ternyata benda yang kita gunakan dalam game itu berhenti padaku. Maka aku harus memilih antara jujur atau tantangan.
Situasi disitu sangat ramai, maka aku pikir sangat beresiko kalau aku meminta tantangan. Akhirnya aku pilih jujur aja deh..
Tak disangka seorang teman bertanya, "kapan punya pacar?" Oh oke pertanyaan yang gampang menurutku, dengan santai dan sedikit bercanda aku menjawab, "nanti kalo ada cowok ganteng yang ngedeketin" dan seketika suasana jadi makin heboh. Seorang temanku bahkan sampai menyalamiku, lebay memang hahahaha
Tapi kemudian temanku yang lain bertanya, "bohong tuh, kemarin ada yang ganteng juga ditolak. Kapan ceklisnya kalo kamu silang mulu?"
Rasanya memang hanya sebuah lelucon, hanya sebuah game yang tujuannya adalah membuat bahagia, tapi aku malah sebaliknya.
Semua hanyut tertawa dalam game itu, tapi aku hanya pura-pura tertawa.
Ingin rasanya aku menangis saat itu. Bukan karena aku tersinggung, tapi karena rasa sakit yang kembali terbuka..
Mengingat bahwa aku tetap sama, bahwa aku masih saja terluka, membuatku merasa begitu hancur. Rasa sakit yang tercipta ternyata belum juga membaik..
Kapan semua itu berakhir?
Situasi disitu sangat ramai, maka aku pikir sangat beresiko kalau aku meminta tantangan. Akhirnya aku pilih jujur aja deh..
Tak disangka seorang teman bertanya, "kapan punya pacar?" Oh oke pertanyaan yang gampang menurutku, dengan santai dan sedikit bercanda aku menjawab, "nanti kalo ada cowok ganteng yang ngedeketin" dan seketika suasana jadi makin heboh. Seorang temanku bahkan sampai menyalamiku, lebay memang hahahaha
Tapi kemudian temanku yang lain bertanya, "bohong tuh, kemarin ada yang ganteng juga ditolak. Kapan ceklisnya kalo kamu silang mulu?"
Rasanya memang hanya sebuah lelucon, hanya sebuah game yang tujuannya adalah membuat bahagia, tapi aku malah sebaliknya.
Semua hanyut tertawa dalam game itu, tapi aku hanya pura-pura tertawa.
Ingin rasanya aku menangis saat itu. Bukan karena aku tersinggung, tapi karena rasa sakit yang kembali terbuka..
Mengingat bahwa aku tetap sama, bahwa aku masih saja terluka, membuatku merasa begitu hancur. Rasa sakit yang tercipta ternyata belum juga membaik..
Kapan semua itu berakhir?
Minggu, 05 Juli 2015
5 Juni 2015
Minggu yang cukup melelahkan..
Kegiatan yang begitu padat, acara disana sini, beban pikiran, dan juga persiapan untuk ppl, rasanya benar-benar melelahkan.
Dari mulai kegiatan pembekalan ppl, segala persiapannya, berkas-berkas dan juga kesiapan mental yang harus dipikirin dari sekarang. Belum lagi dengan acara buka bersama dimana-mana. Minggu ini saja full buka diluar terus. Dari mulai diajak si A makan di tempat ini lah diajak si B buka diluarlah, kemudian buka bersama kelas A lah lalu kelas B, belum temen-temen lama yang ngajakin acara ini itu, diminta menemani hadir dalam acara reuni sekolah teman, lalu acara reuni sekolahku sendiri, belum lagi jadwal yang bentrok-bentrok ngebuat kepala rasanya pusing. Udah berusaha buat nolak, tapi rata-rata pada maksa dengan alasan 'kapan lagi'.
Tubuh pun sebenarnya sudah mengeluh berkali-kali. Tapi rasanya ini lebih baik dari pada aku tak punya kegiatan.
Selalu berpikir positif rasanya dapat membantu. Meski terasa sangat melelahkan, namun begitu banyak kebahagiaan yang tercipta dari rasa lelah yang aku jalani saat ini.
Gak boleh ngeluh dan harus tetap bersyukur.
Masih banyak kesibukan lain yang menanti di depan :)
Kegiatan yang begitu padat, acara disana sini, beban pikiran, dan juga persiapan untuk ppl, rasanya benar-benar melelahkan.
Dari mulai kegiatan pembekalan ppl, segala persiapannya, berkas-berkas dan juga kesiapan mental yang harus dipikirin dari sekarang. Belum lagi dengan acara buka bersama dimana-mana. Minggu ini saja full buka diluar terus. Dari mulai diajak si A makan di tempat ini lah diajak si B buka diluarlah, kemudian buka bersama kelas A lah lalu kelas B, belum temen-temen lama yang ngajakin acara ini itu, diminta menemani hadir dalam acara reuni sekolah teman, lalu acara reuni sekolahku sendiri, belum lagi jadwal yang bentrok-bentrok ngebuat kepala rasanya pusing. Udah berusaha buat nolak, tapi rata-rata pada maksa dengan alasan 'kapan lagi'.
Tubuh pun sebenarnya sudah mengeluh berkali-kali. Tapi rasanya ini lebih baik dari pada aku tak punya kegiatan.
Selalu berpikir positif rasanya dapat membantu. Meski terasa sangat melelahkan, namun begitu banyak kebahagiaan yang tercipta dari rasa lelah yang aku jalani saat ini.
Gak boleh ngeluh dan harus tetap bersyukur.
Masih banyak kesibukan lain yang menanti di depan :)
Sabtu, 04 Juli 2015
Tinggal Sendirian
Aku adalah anak terakhir dari tiga bersaudara. Semua kakakku sudah berkeluarga, dan mereka pun tinggal jauh di luar kota. Sedangkan aku tinggal bersama orang tuaku.
Rasanya benar-benar kehilangan. Kita yang tadinya selalu berkumpul serumah, bertengkar memperebutkan banyak hal kecil, selalu hidup bersama dari kecil, sekarang harus terpisah.
Aku yang notabennya adalah anak bungsu yang paling dimanja orang tuaku, dari kecil aku selalu tinggal dengan orang tuaku, berbeda dengan kakak-kakakku yang tinggal jauh dengan kakek nenek ku. Sudah dapat dipastikan bahwa hubunganku dengan kakakku kurang begitu dekat. Hingga akhirnya untuk suatu alasan aku dipindahkan dan tinggal bersama kakak kakakku. Saat itulah aku benar-benar merasakan punya seorang kakak. Berebut kamar tidur, pakain, makanan, berantem , saling menjaga, saling mengasihi, jalan bareng, curhat bareng, rasanya benar-benar menyenangkan.
Namun sayang, umurku yang terpaut cukup jauh dengan kakak-kakakku yang lain membuat semua hal menyenangkan itu terasa sangat singkat. Sekarang mereka sudah memiliki keluarga kedua yang lebih penting. Kehidupan kita kini sudah berbeda..
Seperti sekarang, aku merasa benar-benar sendiri. Ternyata jadi anak tunggal itu sangat tidak menyenangkan. Rasanya sangat sepi dan menyebalkan. Dulu aku selalu berpuasa bersama kakak kakakku, kita selalu berkumpul bersama. Lalu kemudian karena pekerjaan mereka, kita hanya berkumpul saat lebaran saja. Namun sekarang, bahkan tidak hanya tidak dapat menjalani bulan puasa bersama, tapi juga tidak bisa lebaran bersama lagi.
Kemarin aku dapet kabar, kalo ternyata kakak-kakakku akan berlebaran di rumah mertuanya semua. Jadi sudah dapat dipastikan kalau lebaran tahun ini akan benar-benar hanya ada aku dan juga orang tuaku. Menghabiskan lebaran di kota ini saja sudah sangat tidak menyenangkan, apalagi harus sendirian??
Sekarang gak ada lagi temen ngobrol malem, temen curhat, temen belanja, dan hangout bareng. Sekarang hanya tinggal aku sendiri disini. Rasanya sangat menyebalkan. Aku gak suka perasaan kata gini. Gak bisa berbuat apa-apa lagi, cuma bisa nangis memendam perasaan kaya gini.
Harusnya aku senang melihat kakak-kakaku senang dengan keluarga barunya. Tapi tetap saja ada perasaan kehilangan, aku rindu saat-saat kita berkumpul dulu. Aku merasa sangat kesepian...
:(
Rasanya benar-benar kehilangan. Kita yang tadinya selalu berkumpul serumah, bertengkar memperebutkan banyak hal kecil, selalu hidup bersama dari kecil, sekarang harus terpisah.
Aku yang notabennya adalah anak bungsu yang paling dimanja orang tuaku, dari kecil aku selalu tinggal dengan orang tuaku, berbeda dengan kakak-kakakku yang tinggal jauh dengan kakek nenek ku. Sudah dapat dipastikan bahwa hubunganku dengan kakakku kurang begitu dekat. Hingga akhirnya untuk suatu alasan aku dipindahkan dan tinggal bersama kakak kakakku. Saat itulah aku benar-benar merasakan punya seorang kakak. Berebut kamar tidur, pakain, makanan, berantem , saling menjaga, saling mengasihi, jalan bareng, curhat bareng, rasanya benar-benar menyenangkan.
Namun sayang, umurku yang terpaut cukup jauh dengan kakak-kakakku yang lain membuat semua hal menyenangkan itu terasa sangat singkat. Sekarang mereka sudah memiliki keluarga kedua yang lebih penting. Kehidupan kita kini sudah berbeda..
Seperti sekarang, aku merasa benar-benar sendiri. Ternyata jadi anak tunggal itu sangat tidak menyenangkan. Rasanya sangat sepi dan menyebalkan. Dulu aku selalu berpuasa bersama kakak kakakku, kita selalu berkumpul bersama. Lalu kemudian karena pekerjaan mereka, kita hanya berkumpul saat lebaran saja. Namun sekarang, bahkan tidak hanya tidak dapat menjalani bulan puasa bersama, tapi juga tidak bisa lebaran bersama lagi.
Kemarin aku dapet kabar, kalo ternyata kakak-kakakku akan berlebaran di rumah mertuanya semua. Jadi sudah dapat dipastikan kalau lebaran tahun ini akan benar-benar hanya ada aku dan juga orang tuaku. Menghabiskan lebaran di kota ini saja sudah sangat tidak menyenangkan, apalagi harus sendirian??
Sekarang gak ada lagi temen ngobrol malem, temen curhat, temen belanja, dan hangout bareng. Sekarang hanya tinggal aku sendiri disini. Rasanya sangat menyebalkan. Aku gak suka perasaan kata gini. Gak bisa berbuat apa-apa lagi, cuma bisa nangis memendam perasaan kaya gini.
Harusnya aku senang melihat kakak-kakaku senang dengan keluarga barunya. Tapi tetap saja ada perasaan kehilangan, aku rindu saat-saat kita berkumpul dulu. Aku merasa sangat kesepian...
:(
Kamis, 02 Juli 2015
Diam-Diam
Awalnya aku pikir dia tlah jauh dari gapaianku. Namun ternyata dia tidak terlalu jauh, meski bukan berarti dekat. Seperti seorang pemalu, dia berdiri di balik pintu dan mengintip untuk sekedar memperhatikan gerak-gerik ku.
Ternyata dia masih saja memperhatikanku, dia masih saja peduli padaku dan bahkan dia masih saja mengkhawatirkan aku..
Caranya berbicara, caranya melihat dan segala tingkahnya membuaku tertawa. Seakan tak ingin menghapusku, namun tetap dengan kehati-hatiannya dia tak ingin melukai dirinya sendiri. Itulah mengapa dia hanya berada dalam lingkungan terluarku, merentangkan jarak untuk kita, namun tetap dia masih bisa melihatku, meski itu artinya dia harus melakukannya diam-diam.
Dan kini, kita hanya bisa saling memandang dari jarak yang jauh..
Terimakasih :)
Ternyata dia masih saja memperhatikanku, dia masih saja peduli padaku dan bahkan dia masih saja mengkhawatirkan aku..
Caranya berbicara, caranya melihat dan segala tingkahnya membuaku tertawa. Seakan tak ingin menghapusku, namun tetap dengan kehati-hatiannya dia tak ingin melukai dirinya sendiri. Itulah mengapa dia hanya berada dalam lingkungan terluarku, merentangkan jarak untuk kita, namun tetap dia masih bisa melihatku, meski itu artinya dia harus melakukannya diam-diam.
Dan kini, kita hanya bisa saling memandang dari jarak yang jauh..
Terimakasih :)
Rabu, 01 Juli 2015
Mengingat Saat Itu
Sore ini aku duduk termenung dibelakang rumahku. Memandang langit biru yang kian berubah menuju senja. Suara angin berhembus mengisi keramaian disekitarku.
Mengingatkan aku pada suasana dulu yang pernah aku alami.
Dulu, beberapa tahun lalu, saat azan maghrib berkumandang adalah saat saat yang paling kami tunggu.
Kami? Ya, aku dan juga murid-murid pengajian di masjid dekat rumahku.
Sejak sore jam 3 biasanya aku dan juga keluargaku sudah sibuk mempersiapkan hidangan berbuka. Dari mulai hidangan pembuka seperti es buah dan makanan pokok serta yang tak ketinggalan adalah gorengan.
Kami sekeluarga semua berkumpul di dapur untuk memasak bersama. Ramai sekali suasana di dapur. Rasanya begitu menyenangkan.
Biasanya aku hanya membantu yang pekerjaan yang mudah saja. Maklum, aku memang tak pandai memasak. Tapi aku hanya membantu setengah pekerjaan saja, karena pada sorenya aku harus berangkat mengaji di masjid dekat rumahku.
Selesai aku mandi san shalat ashar, selalu iman dan siti menjemputku ke rumah. Mereka adalah murid kembar yang sangat dekat denganku. Mungkin mereka dulu berumur 4-5 tahun. Mereka sangat lucu, kemana-mana iman selalu mengikutiku. Saat itu, karena kakak ku adalah guru ngaji disitu, aku membantu kakakku untuk memegang murid yang masih iqra 1 dan 2. Termasuk iman dan juga siti.
Kenapa aku sangat dekat dengan mereka?
iman dan siti adalah kembar berbeda jenis kelamin. Siti adalah anak yang cantik, begitu juga iman yang tampan. Namun sayang, iman tidak diberikan kesempurnaan seperti yang siti miliki. Dari mulai cara bicaranya yang cadel, lalu cara berpikirnya yang sedikit lebih lambat dari anak biasanya. Namun meski begitu, Allah telah memberikan kembaran yang pintar dan juga selalu menjaga iman. Siti selalu saja memarahi iman kalau seandainya iman tak bisa mengaji dengan benar, atau saat iman berjalan dengan lambat. Tingkah lucu mereka itulah yang selalu membuatku tertawa.
Aku yang notabennya adalah anak terakhir merasa seperri memiliki dua adik kembar yang lucu-lucu. Kemanapun aku pergi, bahkan saat aku mau wudhu pun iman selalu mengikutiku. Mba uci, itulah panggilannya untukku.
Dia mungkin sekarang sudah tumbuh dewasa.
Saat azan adalah waktu yang paling di tunggu. Mendapatkan makanan, berbuka dengan segelas teh manis hangat kemudian kita shalat bersama. Rasanya begitu menyenangkan.
Mengaji bersama, tarawih bersama, rindu aku akan semua itu.
Mengingatkan aku pada suasana dulu yang pernah aku alami.
Dulu, beberapa tahun lalu, saat azan maghrib berkumandang adalah saat saat yang paling kami tunggu.
Kami? Ya, aku dan juga murid-murid pengajian di masjid dekat rumahku.
Sejak sore jam 3 biasanya aku dan juga keluargaku sudah sibuk mempersiapkan hidangan berbuka. Dari mulai hidangan pembuka seperti es buah dan makanan pokok serta yang tak ketinggalan adalah gorengan.
Kami sekeluarga semua berkumpul di dapur untuk memasak bersama. Ramai sekali suasana di dapur. Rasanya begitu menyenangkan.
Biasanya aku hanya membantu yang pekerjaan yang mudah saja. Maklum, aku memang tak pandai memasak. Tapi aku hanya membantu setengah pekerjaan saja, karena pada sorenya aku harus berangkat mengaji di masjid dekat rumahku.
Selesai aku mandi san shalat ashar, selalu iman dan siti menjemputku ke rumah. Mereka adalah murid kembar yang sangat dekat denganku. Mungkin mereka dulu berumur 4-5 tahun. Mereka sangat lucu, kemana-mana iman selalu mengikutiku. Saat itu, karena kakak ku adalah guru ngaji disitu, aku membantu kakakku untuk memegang murid yang masih iqra 1 dan 2. Termasuk iman dan juga siti.
Kenapa aku sangat dekat dengan mereka?
iman dan siti adalah kembar berbeda jenis kelamin. Siti adalah anak yang cantik, begitu juga iman yang tampan. Namun sayang, iman tidak diberikan kesempurnaan seperti yang siti miliki. Dari mulai cara bicaranya yang cadel, lalu cara berpikirnya yang sedikit lebih lambat dari anak biasanya. Namun meski begitu, Allah telah memberikan kembaran yang pintar dan juga selalu menjaga iman. Siti selalu saja memarahi iman kalau seandainya iman tak bisa mengaji dengan benar, atau saat iman berjalan dengan lambat. Tingkah lucu mereka itulah yang selalu membuatku tertawa.
Aku yang notabennya adalah anak terakhir merasa seperri memiliki dua adik kembar yang lucu-lucu. Kemanapun aku pergi, bahkan saat aku mau wudhu pun iman selalu mengikutiku. Mba uci, itulah panggilannya untukku.
Dia mungkin sekarang sudah tumbuh dewasa.
Saat azan adalah waktu yang paling di tunggu. Mendapatkan makanan, berbuka dengan segelas teh manis hangat kemudian kita shalat bersama. Rasanya begitu menyenangkan.
Mengaji bersama, tarawih bersama, rindu aku akan semua itu.
Langganan:
Komentar (Atom)







