he : iya sus aku ngerokok. sejak kuliah
me : oh rokok toh
he : iya sus
me : ya udah gak akan jadi pacar susi hehehe
he : ihh kenapa jadi ngomong gitu? kalau susi mau ya aku berhenti. Aku usahain. Itu nemenin aku kalau ngerjain tugas sus hehehe
he : Eh kalo aku bisa berhenti ngerokok susi mau sama aku?
me : dari dulu, prinsip susi, susi gak akan pernah mau punya pasangan perokok.
he : Kalo iya bener aku akan berhenti detik ini juga. Wah langsung down deh.
me : kalau kamu mau berhenti, berhenti karena kamu sayang kesehatan kamu. Lagian kata temen susi, berhenti merokok itu sakit banget rasanya ke badan.
he : insyaallah bisa, aku usahain walau dalam jangka waktu lama. Tapi aku usahain dalam jangka waktu pendek.
Dasar mase ini hehehe
Dari dulu aku emang gak pernah mau deket-deket sama perokok. Itu karena emang baunya yang gak tahan, dan juga asepnya yang selalu bikin aku batuk-batuk.
Buat ku perokok itu orang yang egois. Dia cuma mikirin dirinya sendiri, tanpa pernah berpikir tentang dampaknya terhadap orang lain. Mereka juga adalah orang-orang yang tidak berpikir panjang. Apa mereka gak pernah mikir tentang dampak jangka panjangnya???
Apa mereka gak sayang sama kesehatan mereka?
Banyak cowok yang pada bangga karena mereka merokok, katanya bukan cowok kalo gak merokok. Tapi apa mereka akan tetap bangga bila paru-paru mereka membusuk?
Meracuni diri sendiri kok bangga.
Walau mungkin kedengerannya lebay, tapi secara gak langsung asap dari rokok mereka itu turut ambil andil dalam dampak pemanasa global. Coba hitung berapa banyak rokok yang dihabiskan dalam sehari oleh seorang perokok aktif? Sedangkan dalam satu negara saja ada berapa ribu atau bahkan jutaan perokok aktif? Jika dikalikan berapa banyak asap yang tercipta tiap harinya dari para perokok? Bisa dibayangkan kan berapa banyak racun yang tercipta di udara?
Asap hasil dari pembakaran rokok itu mencemari udara. Dan mereka sebagai orang-orang yang tidak merokok menjadi korbannya. 25% racun yang terkandung di dalam rokok itu di hirup oleh si perokok, sedangkan 75% sisanya itu di hirup oleh mereka yang tidak merokok. Gak adil banget kan?
Mereka yang merokok, tapi kenapa bahaya yang lebih besar mengancam mereka yang tidak merokok?
Banyak yang bilang kalau dengan merokok itu bisa menenangkan pikiran. Zat nikotin lah yang menyebabknya. Tapi apa mereka tidak berpikir bahwa saat mereka mencoba menenangkna pikiran mereka dengan rokok, yang terjadi malah ketika mereka tidak merokok pikiran mereka malah semakin tidak tenang dari sebelum saat mereka menyentuh rokok.
Dan apa kalian semua tau, bahwa Indonesia mendapat julukan "Baby Smoker". Hal tersebut dikarenakan Indonesia menjadi negara yang memiliki jumlah anak sebagai perokok aktif terbanyak. Lihatlah, kalian masih bangga jadi perokok??? Harusnya kalian malu.
Kata guruku saat SMA, merokok itu sama saja kita membakar uang. Gak ada gunanya, merugikan iya.
Bahkan ada suatu kisah nyata. Dalam sebuah keluarga, suaminya adalah seorang perokok aktif. Mungkin sehari dia dapat menghabiskan puluhan batang rokok. Kalian tau apa yang terjadi lima belas tahun kemudian?
Istri dan anaknya mengalami sakit paru-paru. Hal itu diakibatkan karena asap rokok sang suami. Sedangkan sang suami baik-baik saja. Kasihan kan?
Kalau dipikir, jika saja dia tidak merokok, berapa banyak uang rokok yang dapat disimpan dalam sehari? Dan dalam lima belas tahun berapa jumlah uang tersebut? Belum lagi sekarang istri dan anaknya sakit, berapa banyak lagi uang yang harus di keluarkan untuk biaya pengobatan anak istrinya?
Lihat! Berapa banyak uang yang terbuang begitu saja hanya karena rokok???
Seandainya sang suami tidak merokok, mungkin uang sebanyak itu bisa digunakan untuk hal yang jauh lebih berguna dengan keluarga yang sehat pula tentunya.
Berikut beberapa kandungan berbahaya dalam rokok
- Nikotin, dapat menyebabkan kanker dan merusak DNA
- Benzene, biasa digunakan untuk men-dry clean pakaian. Menyebabkan kanker darah
- Arsenik, adalah logam yang dapat meracuni darah
- Tar, menyebabkan kanker, penyakit jantung, penyakit darah juga gangguan kehamilan dan janin
- Formaldehida, zat pengawet dalam mayat
- Karbon monoksida, menimbulkan kerusakn pada paru-paru
- Kadnium, salah satu bahan logam untuk membuat baterai, dapat merusak ginjal
- Nitrogen oksida, gas polutan pabrik dan juga mobil, mengakibatkan radang paru-paru
- Naftalena, merupakan bahan kapur barus
- Kronium, logam yang mengakibatkan kanker
Setelah membaca ulasan di atas, apakah kalian masih ingin merokok?
Apa ada untungnya dari merokok? Jawabannya TIDAK!!!!
Jadi pesan saya, janganlah merokok, demi dirimu dan juga orang-orang sekelilingmu :)
Dan untuk mase yang bilang mau berenti merokok, aku akan dukung kalau kamu memang mau berhenti merokok. Tapi berhentilah merokok karena kamu memang sayang pada dirimu, bukan karena aku.
Aku tunggu kamu berhenti merokok :)
Oh iya, ulasan di atas hanyalah pendapatku dari sepengetahuanku.
Jadi diambil manfaatnya saja ya hehehe
