Ayo lah, sampai kapan kamu bersikap seperti ini???
Aku tau, aku telah menjadi seorang pecundang, seorang penakut, pengecut!
Tak berani menghadapi kenyataan yang ada.
Sikap defensif yang aku tunjukan semakin membuatku terluka.
Seolah semua baik saja, seolah aku mampu untuk menghadapinya, tapi dalam diri meraung tuk meminta sebuah kejujuran.
Lari sama saja seperti aku berdiam diri, tak akan menyelesaikan semuanya.
Sudah saatnya untuk aku hadapi semua ini. Karna tanpa menyelesaikannya, selamanya aku akan berdiri di tempat yang sama. Dan aku sudah lelah disini..
.
Senin, 29 Desember 2014
Rabu, 24 Desember 2014
I Miss You, ugi
Walau aku tau kamu mungkin gak akan baca tulisan aku ini. Tapi aku tetap saja berharap :)
Pertama yang ingin aku ucapkan adalah,
I miss you.
Aku sangat merindukanmu. Meskipun aku tetap bisa mendengar suaramu, tapi rasanya itu tak cukup. Kalau aku bisa, aku ingin bertemu denganmu. Aku sendirian lagi, dan kamu tau aku benci sendirian. Biasanya ada kamu yang temani aku.
Mengingat semua hal yang kita lalui bersama, membuatku semakin merindukanmu. Menghabiskan banyak waktu bersamamu adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Tertawa bersamamu, berbagi makanan denganmu, merupakan kenangan yang tak mungkin terlupakan olehku.
Aku kangen kamu...
Apakah kamu juga merindukan ku disana?
Pertama yang ingin aku ucapkan adalah,
I miss you.
Aku sangat merindukanmu. Meskipun aku tetap bisa mendengar suaramu, tapi rasanya itu tak cukup. Kalau aku bisa, aku ingin bertemu denganmu. Aku sendirian lagi, dan kamu tau aku benci sendirian. Biasanya ada kamu yang temani aku.
Mengingat semua hal yang kita lalui bersama, membuatku semakin merindukanmu. Menghabiskan banyak waktu bersamamu adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Tertawa bersamamu, berbagi makanan denganmu, merupakan kenangan yang tak mungkin terlupakan olehku.
Aku kangen kamu...
Apakah kamu juga merindukan ku disana?
Sabtu, 20 Desember 2014
Kumara Adibrata Dharma
-Late post-
Seharusnya aku posting tulisan ini dari minggu-minggu yang lalu. Tapi karena kesibukanku yang cukup melelahkan akhirnya baru bisa nulis sekarang deh..
Sebelumnya aku mau ucapkan selamat kepada kakak ku tercinta atas kehadiran jagoan keduanya :)
Tanggal 5 desember kemarin kakak ku tersayang memberikan ku keponakan yang ke dua.
Namanya adalah Kumara Adibrata Dharma. Lihat, betapa cantiknya dia hehehe Lucu banget kan keponakan baru aku :) Dia lahir pukul 6 pagi dengan berat 3,2 dan panjang 49. Katanya, dede ara ini suka sekali tersenyum. Melihat pipinya yang mbul itu pasti sangat menggemaskan melihatnya tersenyum. Sayang tante kamu belum bisa jenguk ke sana.
Awalnya aku berharap keponakan kedua aku adalah perempuan, tapi ternyata dia lahir sebagai jagoan. Gak masalah deh, biar mas Azamnya ada temen main perang-perangan nanti. Asal jangan ikutan bandel aja hehehe Semoga dede ara tubuh jadi anak yang shaleh, pintar, ganteng, dan gak nakal :)
Tante sayang dede ara ..
Seharusnya aku posting tulisan ini dari minggu-minggu yang lalu. Tapi karena kesibukanku yang cukup melelahkan akhirnya baru bisa nulis sekarang deh..
Sebelumnya aku mau ucapkan selamat kepada kakak ku tercinta atas kehadiran jagoan keduanya :)
Tanggal 5 desember kemarin kakak ku tersayang memberikan ku keponakan yang ke dua.
Namanya adalah Kumara Adibrata Dharma. Lihat, betapa cantiknya dia hehehe Lucu banget kan keponakan baru aku :) Dia lahir pukul 6 pagi dengan berat 3,2 dan panjang 49. Katanya, dede ara ini suka sekali tersenyum. Melihat pipinya yang mbul itu pasti sangat menggemaskan melihatnya tersenyum. Sayang tante kamu belum bisa jenguk ke sana.
Awalnya aku berharap keponakan kedua aku adalah perempuan, tapi ternyata dia lahir sebagai jagoan. Gak masalah deh, biar mas Azamnya ada temen main perang-perangan nanti. Asal jangan ikutan bandel aja hehehe Semoga dede ara tubuh jadi anak yang shaleh, pintar, ganteng, dan gak nakal :)
Tante sayang dede ara ..
Rabu, 17 Desember 2014
Minggu, 07 Desember 2014
Back to My Self
Hidup itu seperti roda yang berputar, kadang kita di atas, kadang kita juga di bawah. Ketika kita di bawah, kita akan berusaha bangkit kembali untuk menuju tempat tertinggi. Kita akan belajar dari kesalahan yang telah kita buat, memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi, berharap kita tak akan terjatuh lagi. Tapi kemudian kita tetap akan terjatuh lagi. Seperti itulah siklus hidup manusia.
Namun meskipun kita terjatuh kembali, tapi ketika kita bangkit, kita akan bangkit dengan membawa pribadi yang lebih baik lagi. Karena semakin banyak kita jatuh, semakin banyak pula pelajaran yang kita terima, sehingga kita akan semakin berhati-hati untuk tidak terjatuh kembali.
Seperti halnya semua manusia lain, aku pun mengalami hal yang sama. Aku terjatuh, bangkit dan kemudian terjatuh kembali. Dan sekarang, aku sedang berada pada fase belajar untuk bangkit. Aku coba untuk memperbaiki diri tuk kesekian kalinya. Mencoba mencari letak kesalahan yang ku perbuat.
Dahulu aku melakukan suatu kebohongan, dan itu adalah sebuah kesalahan. Namun kemudian aku melakukan kejujuran, itu pun sebuah kesalahan. Walau kebohongan adalah sebuah tindakan yang buruk, jujur pun tak selamanya menjamin kebaikan, meskipun itu memang tetap lebih baik dibandingkan dengan suatu kebohongan. Intinya, berbohong itu salah, namun terlalu jujur pun bukan suatu tindakan yang selalu membawa kebahagiaan.
Tidak memaafkan seseorang sangatlah tidak baik, namun terlalu mudah memaafkan pun jauh tidak baik. Beruntung ketika kita memaafkan orang yang memang bersungguh-sungguh untuk minta maaf. Namun apa jadinya ketika bukan seseorang yang seperti itu? Kita akan dimanfaatkan olehnya karena kebaikan yang kita perbuat. Itulah orang-orang yang tak tau diri dan tak tau cara berterimakasih. Maka, memaafkan seseorang memang suatu hal yang sangat diharuskan, namun maafkanlah orang-orang yang memang menyesali kesalahannya. Dengan begitu, kebahagiaan akan menyertainya. Tidak bermaksud untuk tidak menyarankan pilih-pilih dalam memaafkan. Kita hanya perlu melakukan penundaan permaafan guna memberikan efek jera dan juga penyesalan kepada 'pelaku'. Toh itu juga untuk kebaikan diri kita sendiri agar kita tidak dimanfaatkan. Namun yang susah adalah menilai mana orang yang sungguh-sungguh menyesal dan tidak, karena di dunia ini tercipta golongan orang-orang yang munafik yang mampu berdrama dan menyembunyikan kebenaran yang terjadi.
Itulah yang aku pelajari dari kejatuhanku saat ini. Aku terjatuh karena aku terlalu percaya, jujur dan mudah tuk memaafkan seseorang. Miris memang, tapi itulah kenyataan. Mungkin aku harus kembali kepada diriku yang dulu. Sebuah dinding tinggi kokoh yang dingin.Tak mempedulikan sampah. Hidup bahagia dengan apa yang aku miliki dan tak berharap lebih pada sesuatu.
Aku harus lebih tegas lagi dan berani. Aku tak boleh lemah. Tak semua orang di dunia ini baik.
Namun meskipun kita terjatuh kembali, tapi ketika kita bangkit, kita akan bangkit dengan membawa pribadi yang lebih baik lagi. Karena semakin banyak kita jatuh, semakin banyak pula pelajaran yang kita terima, sehingga kita akan semakin berhati-hati untuk tidak terjatuh kembali.
Seperti halnya semua manusia lain, aku pun mengalami hal yang sama. Aku terjatuh, bangkit dan kemudian terjatuh kembali. Dan sekarang, aku sedang berada pada fase belajar untuk bangkit. Aku coba untuk memperbaiki diri tuk kesekian kalinya. Mencoba mencari letak kesalahan yang ku perbuat.
Dahulu aku melakukan suatu kebohongan, dan itu adalah sebuah kesalahan. Namun kemudian aku melakukan kejujuran, itu pun sebuah kesalahan. Walau kebohongan adalah sebuah tindakan yang buruk, jujur pun tak selamanya menjamin kebaikan, meskipun itu memang tetap lebih baik dibandingkan dengan suatu kebohongan. Intinya, berbohong itu salah, namun terlalu jujur pun bukan suatu tindakan yang selalu membawa kebahagiaan.
Tidak memaafkan seseorang sangatlah tidak baik, namun terlalu mudah memaafkan pun jauh tidak baik. Beruntung ketika kita memaafkan orang yang memang bersungguh-sungguh untuk minta maaf. Namun apa jadinya ketika bukan seseorang yang seperti itu? Kita akan dimanfaatkan olehnya karena kebaikan yang kita perbuat. Itulah orang-orang yang tak tau diri dan tak tau cara berterimakasih. Maka, memaafkan seseorang memang suatu hal yang sangat diharuskan, namun maafkanlah orang-orang yang memang menyesali kesalahannya. Dengan begitu, kebahagiaan akan menyertainya. Tidak bermaksud untuk tidak menyarankan pilih-pilih dalam memaafkan. Kita hanya perlu melakukan penundaan permaafan guna memberikan efek jera dan juga penyesalan kepada 'pelaku'. Toh itu juga untuk kebaikan diri kita sendiri agar kita tidak dimanfaatkan. Namun yang susah adalah menilai mana orang yang sungguh-sungguh menyesal dan tidak, karena di dunia ini tercipta golongan orang-orang yang munafik yang mampu berdrama dan menyembunyikan kebenaran yang terjadi.
Itulah yang aku pelajari dari kejatuhanku saat ini. Aku terjatuh karena aku terlalu percaya, jujur dan mudah tuk memaafkan seseorang. Miris memang, tapi itulah kenyataan. Mungkin aku harus kembali kepada diriku yang dulu. Sebuah dinding tinggi kokoh yang dingin.Tak mempedulikan sampah. Hidup bahagia dengan apa yang aku miliki dan tak berharap lebih pada sesuatu.
Aku harus lebih tegas lagi dan berani. Aku tak boleh lemah. Tak semua orang di dunia ini baik.
Rabu, 03 Desember 2014
Kamu Yang Paling Keren
Hari ini aku bertemu seseorang yang mirip dengan orang yang aku kenal. Dia juga punya mimpi yang tinggi, dari caranya bercerita tentang mimpinya, dia penuh dengan percaya diri tentang apa yang menjadi pilihannya. Suatu mimpi yang cukup besar, butuh usaha yang besar pula tuk mendapatkannya. Entah mengapa, kejadian kecil itu mengingatkanku padamu, seolah kamulah yang duduk di depanku bercerita tentang semua mimpi besarmu.
Aku tersenyum. Dalam diri, aku menertawakan diriku sendiri. Kenapa aku membayangkanmu? Bukan! Kenapa aku tiba-tiba merindukanmu.
Ditambah dengan suasana hati yang memang sangat mendukung untuk memunculkan rasa ingin berbicara kembali denganmu, membuatku ingin bersamamu saat ini. Tapi aku tau itu hanyalah mimpi. Mimpi yang mungkin tak akan pernah terwujud.
Itulah kenapa aku memposting tulisanku ini.
Aku akan bercerita tentang dia. Sebelumnya aku gak pernah yang namanya memuji cowok selain karena fisiknya, tapi malam ini aku akuin dia bener-bener keren. Orang lain paling keren yang pernah aku kenal. Keliatan lebay sih, tapi emang kenyataannya gitu. Buat aku dia itu cukup sempurna sebagai pribadi seorang laki-laki.
Oke, dimulai dari hal yang paling aku suka darinya adalah tulisannya. Bukan dalam artian tulisan tangannya hehehe tapi rangkaian kalimat yang keluar dari pemikirannya yang pintar. By the way, dia juga loh yang ngajarin aku buat nulis, ya walau kemampuan tulisanku masih sangat jauh darinya.
Dia suka sekali menulis puisi. Puisi biasa yang terasa luar biasa. Jadi, beruntung deh orang yang dipersembahkan puisi darinya. Banyak dari karya tulisannya yang sangat aku suka. Dari mulai yang puitis hingga yang bisa membuatku tertawa terbahak-bahak membacanya. Tapi tentu yang paling aku suka adalah puisinya yang terdengar sangat tulus, dan juga semua kalimat motifasinya yang terdengar sangat dewasa dan penuh semangat.
Dia itu sombong, tapi juga rendah hati. Dia sombong karena dia adalah pemimpi ulung. Seorang cowok yang punya segudang mimpi-mimpi besar. Dari mulai yang kedengerannya mustahil sampai mimpi paling konyol yang mungkin gak pernah ada di pikiran kalian. Tapi walau begitu, dia adalah orang yang rendah hati. Walau dia punya begitu banyak hal yang kalau menurut aku sangat bisa untuk dibanggakan, tapi dia tak pernah memamerkannya. Terlebih dengan segala prestasi yang dia punya, dia akan selalu merasa tak pernah cukup untuk terus menggali pengetahuan baru.
Kalau berbicara mimpi dengannya, udah bisa dipastikan dia akan dengan penuh percaya diri dan optimis meraih segala mimipinya. Walau mungkin terdengar seperti suatu yang mustahil, tapi aku percaya, ketika dia telah memiliki mimpi, dia akan terus berusaha mengejar mimipinya. Dan itu adalah hal kedua yang paling aku suka darinya. Dia adalah seorang pemimpi, dan aku sangat suka dengan mereka yang berani untuk memiliki mimpi yang besar. Karena aku juga sangat suka bermimpi, dan berbicara dengan seorang pemimpi, seperti menemukan seorang yang mampu mengerti kita. Dia adalah orang yang akan selalu berpikir positif tentang banyak hal. Tapi gak semua orang tau bahwa di balik sikap percaya dirinya yang tinggi, dia adalah orang paling pesimis yang pernah aku temui. Kenapa begitu? Kalau kalian mengenalnya, kalian pasti tau nanti.
Untuk kepribadiannya sebagai seorang laki-laki, dia adalah laki-laki yang akan sangat menyayangi perempuannya, menjaganya, membimbingnya dan membahagiakannya. Kedengeran mustahil sih hehehe tapi jujur ya, buat perempuan yang jadi perempuannya, dijamin deh akan bertaburan perlakuan yang akan membuat hati perempuan meleleh. Sekali lagi, itu selagi kamu jadi perempuannya. Meski begitu dia selalu merasa kisah cintanya berakhir menyedihkan.
Tapi kabarnya sekarang dia lagi setia diam-diam suka sama perempuannya. Sukses deh ya, aku percaya kamu pasti dapetin perempuan yang pantas untukmu.
Gak akan nyesel kenal dia. Sejauh aku mengenalnya, dia banyak memberikan hal positif padaku. Seorang teman yang baik, pendengar yang baik, guru yang pintar, konsultan yang top hahaha dan juga rival yang oke banget. Banyak hal yang aku pelajari darinya, dari mulai banyak pengetahuan, menulis, bermimpi, tertawa dan juga tentang kejujuran.
Dia adalah seorang sahabat yang pernah sangat aku sayangi. Aku bangga kenal kamu. Dan makasih karena hingga malam ini kamu selalu membuatku merasa lebih baik, meski hanya melalui tulisanmu yang walau bukan untukku.
I Miss You :)
Aku tersenyum. Dalam diri, aku menertawakan diriku sendiri. Kenapa aku membayangkanmu? Bukan! Kenapa aku tiba-tiba merindukanmu.
Ditambah dengan suasana hati yang memang sangat mendukung untuk memunculkan rasa ingin berbicara kembali denganmu, membuatku ingin bersamamu saat ini. Tapi aku tau itu hanyalah mimpi. Mimpi yang mungkin tak akan pernah terwujud.
Itulah kenapa aku memposting tulisanku ini.
Aku akan bercerita tentang dia. Sebelumnya aku gak pernah yang namanya memuji cowok selain karena fisiknya, tapi malam ini aku akuin dia bener-bener keren. Orang lain paling keren yang pernah aku kenal. Keliatan lebay sih, tapi emang kenyataannya gitu. Buat aku dia itu cukup sempurna sebagai pribadi seorang laki-laki.
Oke, dimulai dari hal yang paling aku suka darinya adalah tulisannya. Bukan dalam artian tulisan tangannya hehehe tapi rangkaian kalimat yang keluar dari pemikirannya yang pintar. By the way, dia juga loh yang ngajarin aku buat nulis, ya walau kemampuan tulisanku masih sangat jauh darinya.
Dia suka sekali menulis puisi. Puisi biasa yang terasa luar biasa. Jadi, beruntung deh orang yang dipersembahkan puisi darinya. Banyak dari karya tulisannya yang sangat aku suka. Dari mulai yang puitis hingga yang bisa membuatku tertawa terbahak-bahak membacanya. Tapi tentu yang paling aku suka adalah puisinya yang terdengar sangat tulus, dan juga semua kalimat motifasinya yang terdengar sangat dewasa dan penuh semangat.
Dia itu sombong, tapi juga rendah hati. Dia sombong karena dia adalah pemimpi ulung. Seorang cowok yang punya segudang mimpi-mimpi besar. Dari mulai yang kedengerannya mustahil sampai mimpi paling konyol yang mungkin gak pernah ada di pikiran kalian. Tapi walau begitu, dia adalah orang yang rendah hati. Walau dia punya begitu banyak hal yang kalau menurut aku sangat bisa untuk dibanggakan, tapi dia tak pernah memamerkannya. Terlebih dengan segala prestasi yang dia punya, dia akan selalu merasa tak pernah cukup untuk terus menggali pengetahuan baru.
Kalau berbicara mimpi dengannya, udah bisa dipastikan dia akan dengan penuh percaya diri dan optimis meraih segala mimipinya. Walau mungkin terdengar seperti suatu yang mustahil, tapi aku percaya, ketika dia telah memiliki mimpi, dia akan terus berusaha mengejar mimipinya. Dan itu adalah hal kedua yang paling aku suka darinya. Dia adalah seorang pemimpi, dan aku sangat suka dengan mereka yang berani untuk memiliki mimpi yang besar. Karena aku juga sangat suka bermimpi, dan berbicara dengan seorang pemimpi, seperti menemukan seorang yang mampu mengerti kita. Dia adalah orang yang akan selalu berpikir positif tentang banyak hal. Tapi gak semua orang tau bahwa di balik sikap percaya dirinya yang tinggi, dia adalah orang paling pesimis yang pernah aku temui. Kenapa begitu? Kalau kalian mengenalnya, kalian pasti tau nanti.
Untuk kepribadiannya sebagai seorang laki-laki, dia adalah laki-laki yang akan sangat menyayangi perempuannya, menjaganya, membimbingnya dan membahagiakannya. Kedengeran mustahil sih hehehe tapi jujur ya, buat perempuan yang jadi perempuannya, dijamin deh akan bertaburan perlakuan yang akan membuat hati perempuan meleleh. Sekali lagi, itu selagi kamu jadi perempuannya. Meski begitu dia selalu merasa kisah cintanya berakhir menyedihkan.
Tapi kabarnya sekarang dia lagi setia diam-diam suka sama perempuannya. Sukses deh ya, aku percaya kamu pasti dapetin perempuan yang pantas untukmu.
Gak akan nyesel kenal dia. Sejauh aku mengenalnya, dia banyak memberikan hal positif padaku. Seorang teman yang baik, pendengar yang baik, guru yang pintar, konsultan yang top hahaha dan juga rival yang oke banget. Banyak hal yang aku pelajari darinya, dari mulai banyak pengetahuan, menulis, bermimpi, tertawa dan juga tentang kejujuran.
Dia adalah seorang sahabat yang pernah sangat aku sayangi. Aku bangga kenal kamu. Dan makasih karena hingga malam ini kamu selalu membuatku merasa lebih baik, meski hanya melalui tulisanmu yang walau bukan untukku.
I Miss You :)
Langganan:
Komentar (Atom)
