.

.

Minggu, 04 Mei 2014

Mei 2014



Hari itu seperti biasa aku pergi bersama dengan temanku. Awalnya semua berjalan dengan biasa, hingga aku bertemu dengan “dia”. Satu sosok yang tak ingin ku lihat keberadaannya.
Aku pikir aku tidak akan pernah seperti dulu, mempedulikannya dengan seluruh perasaan. Aku pikir aku telah sukses menghilangkan rasa kecewa itu.
Berbulan-bulan bersama, duduk bersama, tertawa bersama, dan melakukan banyak hal bersama dengan atas nama  sayang, kesetiaan, janji, kejujuran dan masih banyak lagi yang ternyata semuanya .................  bohong!
Genggaman tangan, perhatian, kesetiaan, dan segala janji yang hanya pura-pura!
Mengingatnya lagi, ternyata bisa juga memancing tawa meskipun menyedihkan. Melihat sesosok dia, walau masih tersisa keindahan palsunya, ternyata kembali membawakan amarah dan kepedihan yang begitu mendalam.
Sakit!

Karena Kalian Semua :)

Premis 1: Dia adalah pembohong
Premis 2: Pembohong hidupnya gak akan tenang.
>> Kesimpulan: Hidup dia gak akan tenang.
-ayu's qoutes-

Mungkin kalau gak ada kalian udah pasti aku buat kesalahan lagi. Makasih ya Ziyan dan Ayu, kalian udah banyak nasehatin aku dalam mengambil keputusan ini. Makasih juga buat Puteri yang udah mau nemenin jalan-jalan seharian ini, Latif yang udah dengerin ceritaku semalaman sampe pagi, Villy yang udah sumbang nasehatnya, dan terimakasih yang sebesar-besarnya buat sahabat SMA-ku Anis yang udah nyadarin aku tentang sebuah kenyataan yang sebenarnya, bahkan belain aku, juga nasehat Ahmadi dan Ardi yang selalu ingetin aku buat gak sembrono. Oh iya sampe lupa, makasih juga buat kakakku sayang, kak uta. Red velvetnya enak banget. heheheh sering-sering aja kak :)
I Love You

Sabtu, 03 Mei 2014

Buat kamu yang ditinggal pacar ^^V



Setiap mahluk diciptakan berpasang pasangan. Entah itu manusia , binatang , tumbuhan , bahkan botol kecap juga pasti ada pasangan'y :)

jangan takut , jangan sedih kalau kamu ditinggal pacar , berarti dia bukan yg terbaik buat kamu right?
Kamu jangan sedih ditinggal si ' Dia ' , kamu jangan bergantung sama dia, kamu juga bisa bahagia tanpa dia , jangan mikirin dia terus! Jangan mau tau tentang dia terus , apa untungnya kamu mikirin dia? Yang ada makin bikin kamu sakit , apa untungnya kamu mau tau tentang dia? Itu gak akan ngulang segalanya
tanpa dia kita bisa hidup ko, malahan kita bisa dapat yang lebih dari dia , right?

tinggalin dia, tunjukkan bahwa kita punya masa depan! Pikirin masa depan! Liat nanti kita pasti lebih baik dari orang yang dia pilih , dan akhirnya dia akan nyesel udah mutusin kita ,,

:)


-tian's notes- 

22 Oktober 2011

Apologize

I'm hearing what you say. But I just can't make a sound. You tell me that you need me. Then you go and cut me down, but wait... You tell me that you're sorry.

Damn!
It's so difficult for me.
Dari awal aku tau aku bukanlah pemaaf yang baik. Terlebih orang disekelilingku tak ada yang mengerti bagaimana cara meminta maaf yang benar.
Bahkan dulu aku butuh waktu dua tahun hanya untuk memaafkan seseorang. Dan sekarang?
Bagaimana bisa aku memaafkanmu?
Rasanya terlalu sulit untuk ku lakukan, meskipun aku telah berusaha untuk melupakan segala kesalahanmu. Memandang wajahmu dari dekat memercikkan kembali emosi dalam diri. Dan saat kau kembali sentuh tanganku, rasanya seperti kamu kembali menyakitiku.
Kalau diingat, bagaimana mungkin aku bisa memaafkan orang yang bahkan tak mengerti bagaimana caranya meminta maaf.
Minta maaf untuk dirinya sendiri aja enggak, dia juga tetap sama gak berubah, tetap doyan bohong dan masih gak ngerti gimana caranya menghargai orang lain. Jadi???
Maaf aku belum bisa memaafkanmu.