.

.

Senin, 29 Desember 2014

Memulai untuk Menghentikan

Ayo lah, sampai kapan kamu bersikap seperti ini???

Aku tau, aku telah menjadi seorang pecundang, seorang penakut, pengecut!
Tak berani menghadapi kenyataan yang ada.
Sikap defensif yang aku tunjukan semakin membuatku terluka.
Seolah semua baik saja, seolah aku mampu untuk menghadapinya, tapi dalam diri meraung tuk meminta sebuah kejujuran.
Lari sama saja seperti aku berdiam diri, tak akan menyelesaikan semuanya.

Sudah saatnya untuk aku hadapi semua ini. Karna tanpa menyelesaikannya, selamanya aku akan berdiri di tempat yang sama. Dan aku sudah lelah disini..

Rabu, 24 Desember 2014

I Miss You, ugi

Walau aku tau kamu mungkin gak akan baca tulisan aku ini. Tapi aku tetap saja berharap :)

Pertama yang ingin aku ucapkan adalah,
I miss you.
Aku sangat merindukanmu. Meskipun aku tetap bisa mendengar suaramu, tapi rasanya itu tak cukup. Kalau aku bisa, aku ingin bertemu denganmu. Aku sendirian lagi, dan kamu tau aku benci sendirian. Biasanya ada kamu yang temani aku.
Mengingat semua hal yang kita lalui bersama, membuatku semakin merindukanmu. Menghabiskan banyak waktu bersamamu adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Tertawa bersamamu, berbagi makanan denganmu, merupakan kenangan yang tak mungkin terlupakan olehku.
Aku kangen kamu...

Apakah kamu juga merindukan ku disana?

Sabtu, 20 Desember 2014

Kumara Adibrata Dharma

-Late post-

Seharusnya aku posting tulisan ini dari minggu-minggu yang lalu. Tapi karena kesibukanku yang cukup melelahkan akhirnya baru bisa nulis sekarang deh..

Sebelumnya aku mau ucapkan selamat kepada kakak ku tercinta atas kehadiran jagoan keduanya :)
Tanggal 5 desember kemarin kakak ku tersayang memberikan ku keponakan yang ke dua.

Namanya adalah Kumara Adibrata Dharma. Lihat, betapa cantiknya dia hehehe Lucu banget kan keponakan baru aku :) Dia lahir pukul 6 pagi dengan berat 3,2 dan panjang 49. Katanya, dede ara ini suka sekali tersenyum. Melihat pipinya yang mbul itu pasti sangat menggemaskan melihatnya tersenyum. Sayang tante kamu belum bisa jenguk ke sana.
Awalnya aku berharap keponakan kedua aku adalah perempuan, tapi ternyata dia lahir sebagai jagoan. Gak masalah deh, biar mas Azamnya ada temen main perang-perangan nanti. Asal jangan ikutan bandel aja hehehe Semoga dede ara tubuh jadi anak yang shaleh, pintar, ganteng, dan gak nakal :)
Tante sayang dede ara ..

Minggu, 07 Desember 2014

Back to My Self

Hidup itu seperti roda yang berputar, kadang kita di atas, kadang kita juga di bawah. Ketika kita di bawah, kita akan berusaha bangkit kembali untuk menuju tempat tertinggi. Kita akan belajar dari kesalahan yang telah kita buat, memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi, berharap kita tak akan terjatuh lagi. Tapi kemudian kita tetap akan terjatuh lagi. Seperti itulah siklus hidup manusia.

Namun meskipun kita terjatuh kembali, tapi ketika kita bangkit, kita akan bangkit dengan membawa pribadi yang lebih baik lagi. Karena semakin banyak kita jatuh, semakin banyak pula pelajaran yang kita terima, sehingga kita akan semakin berhati-hati untuk tidak terjatuh kembali.

Seperti halnya semua manusia lain, aku pun mengalami hal yang sama. Aku terjatuh, bangkit dan kemudian terjatuh kembali. Dan sekarang, aku sedang berada pada fase belajar untuk bangkit. Aku coba untuk memperbaiki diri tuk kesekian kalinya. Mencoba mencari letak kesalahan yang ku perbuat.

Dahulu aku melakukan suatu kebohongan, dan itu adalah sebuah kesalahan. Namun kemudian aku melakukan kejujuran, itu pun sebuah kesalahan. Walau kebohongan adalah sebuah tindakan yang buruk, jujur pun tak selamanya menjamin kebaikan, meskipun itu memang tetap lebih baik dibandingkan dengan suatu kebohongan. Intinya, berbohong itu salah, namun terlalu jujur pun bukan suatu tindakan yang selalu membawa kebahagiaan.

Tidak memaafkan seseorang sangatlah tidak baik, namun terlalu mudah memaafkan pun jauh tidak baik. Beruntung ketika kita memaafkan orang yang memang bersungguh-sungguh untuk minta maaf. Namun apa jadinya ketika bukan seseorang yang seperti itu? Kita akan dimanfaatkan olehnya karena kebaikan yang kita perbuat. Itulah orang-orang yang tak tau diri dan tak tau cara berterimakasih. Maka, memaafkan seseorang memang suatu hal yang sangat diharuskan, namun maafkanlah orang-orang yang memang menyesali kesalahannya. Dengan begitu, kebahagiaan akan menyertainya. Tidak bermaksud untuk tidak menyarankan pilih-pilih dalam memaafkan. Kita hanya perlu melakukan penundaan permaafan guna memberikan efek jera dan juga penyesalan kepada 'pelaku'. Toh itu juga untuk kebaikan diri kita sendiri agar kita tidak dimanfaatkan. Namun yang susah adalah menilai mana orang yang sungguh-sungguh menyesal dan tidak, karena di dunia ini tercipta golongan orang-orang yang munafik yang mampu berdrama dan menyembunyikan kebenaran yang terjadi.

Itulah yang aku pelajari dari kejatuhanku saat ini. Aku terjatuh karena aku terlalu percaya, jujur dan mudah tuk memaafkan seseorang. Miris memang, tapi itulah kenyataan. Mungkin aku harus kembali kepada diriku yang dulu. Sebuah dinding tinggi kokoh yang dingin.Tak mempedulikan sampah. Hidup bahagia dengan apa yang aku miliki dan tak berharap lebih pada sesuatu.
Aku harus lebih tegas lagi dan berani. Aku tak boleh lemah. Tak semua orang di dunia ini baik.

Quotes

kau sudah mendapat kesempatan dan kau gagal
berhentilah hidup dimasa lalu
‪#‎patrick_star‬

Rabu, 03 Desember 2014

Kamu Yang Paling Keren

Hari ini aku bertemu seseorang yang mirip dengan orang yang aku kenal. Dia juga punya mimpi yang tinggi, dari caranya bercerita tentang mimpinya, dia penuh dengan percaya diri tentang apa yang menjadi pilihannya. Suatu mimpi yang cukup besar, butuh usaha yang besar pula tuk mendapatkannya. Entah mengapa, kejadian kecil itu mengingatkanku padamu, seolah kamulah yang duduk di depanku bercerita tentang semua mimpi besarmu.

Aku tersenyum. Dalam diri, aku menertawakan diriku sendiri. Kenapa aku membayangkanmu? Bukan! Kenapa aku tiba-tiba merindukanmu.
Ditambah dengan suasana hati yang memang sangat mendukung untuk memunculkan rasa ingin berbicara kembali denganmu, membuatku ingin bersamamu saat ini. Tapi aku tau itu hanyalah mimpi. Mimpi yang mungkin tak akan pernah terwujud.

 Itulah kenapa aku memposting tulisanku ini.
Aku akan bercerita tentang dia. Sebelumnya aku gak pernah yang namanya memuji cowok selain karena fisiknya, tapi malam ini aku akuin dia bener-bener keren. Orang lain paling keren yang pernah aku kenal. Keliatan lebay sih, tapi emang kenyataannya gitu. Buat aku dia itu cukup sempurna sebagai pribadi seorang laki-laki.

Oke, dimulai dari hal yang paling aku suka darinya adalah tulisannya. Bukan dalam artian tulisan tangannya  hehehe tapi  rangkaian kalimat yang keluar dari pemikirannya yang pintar. By the way, dia juga loh yang ngajarin aku buat nulis, ya walau kemampuan tulisanku masih sangat jauh darinya.
Dia suka sekali menulis puisi. Puisi biasa yang terasa luar biasa. Jadi, beruntung deh orang yang dipersembahkan puisi darinya. Banyak dari karya tulisannya yang sangat aku suka. Dari mulai yang puitis hingga yang bisa membuatku tertawa terbahak-bahak membacanya. Tapi tentu yang paling aku suka adalah puisinya yang terdengar sangat tulus, dan juga semua kalimat motifasinya yang terdengar sangat dewasa dan penuh semangat.

Dia itu sombong, tapi juga rendah hati. Dia sombong karena dia adalah pemimpi ulung. Seorang cowok yang punya segudang mimpi-mimpi besar. Dari mulai yang kedengerannya mustahil sampai mimpi paling konyol yang mungkin gak pernah ada di pikiran kalian. Tapi walau begitu, dia adalah orang yang rendah hati. Walau dia punya begitu banyak hal yang kalau menurut aku sangat bisa untuk dibanggakan, tapi dia tak pernah memamerkannya. Terlebih dengan segala prestasi yang dia punya, dia akan selalu merasa tak pernah cukup untuk terus menggali pengetahuan baru.

Kalau berbicara mimpi dengannya, udah bisa dipastikan dia akan dengan penuh percaya diri dan optimis meraih segala mimipinya. Walau mungkin terdengar seperti suatu yang mustahil, tapi aku percaya, ketika dia telah memiliki mimpi, dia akan terus berusaha mengejar mimipinya. Dan itu adalah hal kedua yang paling aku suka darinya. Dia adalah seorang pemimpi, dan aku sangat suka dengan mereka yang berani untuk memiliki mimpi yang besar. Karena aku juga sangat suka bermimpi, dan berbicara dengan seorang pemimpi, seperti menemukan seorang yang mampu mengerti kita. Dia adalah orang yang akan selalu berpikir positif tentang banyak hal. Tapi gak semua orang tau bahwa di balik sikap percaya dirinya yang tinggi, dia adalah orang paling pesimis yang pernah aku temui. Kenapa begitu? Kalau kalian mengenalnya, kalian pasti tau nanti.

Untuk kepribadiannya sebagai seorang laki-laki, dia adalah laki-laki yang akan sangat menyayangi perempuannya, menjaganya, membimbingnya dan membahagiakannya. Kedengeran mustahil sih hehehe tapi jujur ya, buat perempuan yang jadi perempuannya, dijamin deh akan bertaburan perlakuan yang akan membuat hati perempuan meleleh. Sekali lagi,  itu selagi kamu jadi perempuannya. Meski begitu dia selalu merasa kisah cintanya berakhir menyedihkan.
Tapi kabarnya sekarang dia lagi setia diam-diam suka sama perempuannya. Sukses deh ya, aku percaya kamu pasti dapetin perempuan yang pantas untukmu.

Gak akan nyesel kenal dia. Sejauh aku mengenalnya,  dia banyak memberikan hal positif padaku. Seorang teman yang baik, pendengar yang baik, guru yang pintar, konsultan yang top hahaha dan juga rival yang oke banget. Banyak hal yang aku pelajari darinya, dari mulai banyak pengetahuan, menulis, bermimpi, tertawa dan juga tentang kejujuran.

Dia adalah seorang sahabat yang pernah sangat aku sayangi. Aku bangga kenal kamu. Dan makasih karena hingga malam ini kamu selalu membuatku merasa lebih baik, meski hanya melalui tulisanmu yang walau bukan untukku.

I Miss You :)

Kamis, 13 November 2014

Quotes



Impian itu seperti sayap. Dia membawamu ke berbagai tempat. Ketika ada yang mencegah mimpi seseorang, itu sama saja dengan memotong sayap burung. Burung tersebut memang tidak akan lari, tapi burung tanpa sayap sudah bukan burung lagi. Dan manusia tanpa mimpi, sudah bukan manusia lagi.

Let Go-WindhyPuspitadewi

Quotes



Dari mana pun cinta itu datang, dari arah yang salah atau benar, torehan pertamanya selalu jadi yang paling menyakitkan. Mungkin karena kita membuka seluruh hati. Mungkin juga karena dia membutakan, hingga tanpa sadar kita melepaskan semua pertahanan diri dan membayangkan versi terindah semua fairytale yang pernah kita baca dan dengar.

-Still-

Jumat, 07 November 2014

Quotes

Orang yang paling kau cintai adalah orang yang paling menyakitimu. Kau terluka karena kau sayang dan peduli pada mereka.

Quotes

Tak penting bagaimana orang melihatmu, yang paling penting bagaimana pemikiranmu tentang dirimu.

Selasa, 28 Oktober 2014

Aku Sakit, ___.

Tiap mau ujian, pasti aja sakit mulu. Dari sakit biasa yang dikarenakan virus influenza sampai sakit yang 'luar biasa' hehehe
Tapi aku disini gak akan nulis tentang sakit apa yang aku rasain saat ini, melainkan tentang kerinduanku. Lho kok?
Oke, aku sangat merindukan dia saat ini.
Aku akui itu.
Disaat keadaanku sedang seperti ini aku berharap dia ada di sampingku menemaniku.
Kalau dia tau keadaanku saat ini, dia pasti akan marah-marah. Tapi justru itu yang aku rindukan. Aku rindu ketika dia mengomeliku sakit, memaksaku minum obat, dan juga tidur lebih awal. Dia akan memaksaku untuk makan bersamanya hanya untuk memastikan kalau aku memang makan, karena katanya kalau dia gak liat langsung, dia gak yakin kalau aku beneran makan. Walau pun begitu, aku tau semua yang dia lakukan tak lain adalah wujud dari rasa kekhawatirannya padaku. Aku senang ketika dia melakukan itu semua, menandakan bahwa dia menyayangiku.
Berbagai tips untuk membantu dalam penyembuhan sakitku dia kumpulkan dari berbagai artikel di internet dan juga buku-buku yang dia baca untuk kemudian dia berikan padaku. Hahaha walau aku tau itu tidaklah banyak membantu, tapi cukup membuatku merasa lebih baik. Bukan karena semua tips-tips yang dia kumpulkan, melainkan karena usahanya untuk membantuku sembuh.
Saat itu, bukanlah obat yang membuatku sembuh, tapi dia...
Mungkin itulah yang disebut 'obat paling ampuh dari segala macam penyakit adalah kasih sayang' :)
I miss you

Senin, 13 Oktober 2014

Katamu Aku ...

Memang benar kamu gak begitu cantik. Kamu juga gak tinggi. Wajahmu pun juga berjerawat. Kamu bawel, malah kadang berisik. Kamu juga ceroboh. Kamu manja. Kamu keras kepala. Kamu galak. Bahkan terkadang kamu sulit mengendalikan dirimu.
Tapi kamu punya mata yang indah. Kamu punya senyum yang manis. Kamu punya kulit yang putih. Kamu mungil. Kamu lucu. Kamu pintar. Kamu punya hati yang tulus. Kamu pun rendah hati. Kamu punya kejujuran yang tak semua orang miliki. Sikapmu memang terkesan manja, tapi tidak dengan cara berpikirmu. Apa adanya kamu membuatku menyayangimu. Segala kekurangan yang kamu miliki, membuatku ingin selalu menutupinya dengan segala yang aku punya dalam hidupku. Dan kamu punya sesuatu yang tak seorangpun miliki. Kamu punya aku. Apa itu tak cukup?

Jumat, 03 Oktober 2014

Mawar ✿

Bunga mawar.
Siapa sih yang gak tau bunga mawar? Dateng aja ke semua toko bunga, pasti dengan mudah akan kalian temukan bunga yang punya nama latin Rosa ini.
Bunga yang jadi lambang cinta ini banyak disukai oleh para wanita. Tak ayal, aku pun juga sangat menyukainya. Kelihatan lumrah memang, mengingat jutaan orang diluar sana yang menyukai mawar. Sampai beberapa hari yang lalu seseorang bertanya alasan kenapa aku sangat menyukai bunga mawar.
Yang pasti bukan karena bunga itu lebih cantik atau pun karena dia lambang cinta.

Di rumahku yang ada di Solo, aku punya halaman rumah yang cukup luas. Kebetulan kedua kakak ku sangat menyukai tanaman. Sehingga halaman rumahku penuh dengan berbagai macam jenis tanaman, tak terkecuali mawar. Sampai akhirnya kedua kakak ku pindah ke luar kota untuk bekerja. Dan sudah pasti semua tanamannya diwariskan padaku hehehe
Oke, dari kecil aku emang gak begitu ahli yang namanya merawat makhluk hidup, entah itu hewan ataupun tanaman. Jadi udah pasti dong semua tanaman-tanaman cantik itu berubah jadi tak terawat. Sedikit kejam memang hehehe Hingga aku temukan banyak tanaman yang keadaannya sudah hampir 'nyaris', termasuk bunga mawar yang tumbuh di dekat pagar rumahku. Bunga mawar itu dipindahkan dari pot ke tanah dengan tujuan agar bunga mawar itu bisa tumbuh jadi pohon mawar. Tapi sayangnya akibat dari ketelodaranku, sepertinya harapan itu tak akan terwujud.
Melihat keadaannya sangat menyedihkan. Daunnya yang kering dan hampir rontok membuatku berpikir bahwa 'dia' tak mungkin tertolong. Bahkan sampai beberapa hari saat aku rajin menyiraminya pun dia tetap tak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Akhirnya aku ambil kesimpulan bahwa dia tak mungkin lagi tumbuh.
Hingga beberapa hari kemudian saat aku sedang memberikan pupuk pada tanamanku. Aku menemukan dia menunjukkan tanda-tanda kehidupan, kuncup daun kecil tumbuh disana. Aku pun lalu merawatnya, menyiramnya tiap sore dan memberikannya pupuk tiap beberapa minggu sekali. Dia pun terselamatkan :)
Setelah beberapa bulan, mawar itu pun tumbuh dengan baik.

Pada suatu ketika, ada perbaikan jalan di depan rumahku.
Saat suatu pagi aku ingin menyiram mawar itu, batu-batu besar tertumpuk diatasnya. Marah rasanya, beberapa bulan aku merawatnya, tapi sekarang bahkan aku tak bisa melihatnya karena tumpukan batu itu. Aku coba untuk menggesernya, tapi karena ukurannya yang besar, batu itu pun tak bergeser sedikit pun. Yang bisa aku lakukan hanya menyingkirkan batu-batu kecil yang menutupinya. Aku pun kembali pesimis bahwa mawar itu tak akan selamat.

Namun ternyata tebakan ku salah. Dia kembali terselamatkan. Mungkin saat itu karena musim hujan, jadi walau aku tak lagi mengurusnya dia tetap bertahan. Aku benar-benar salut dengan mawar itu, meskipun dia ditumpuki batu-batu besar, dia tetap bertahan hidup melalui celah-celah yang ada. Hingga beberapa bulan berjalan dia tumbuh dan bahkan dia berbunga. Warna bunganya adalah ungu.

Sejak saat itu aku menyukai mawar, sangat menyukai mawar. Walau alasanku menyukai mawar bukanlah suatu alasan yang istimewa atau bahkan terkesan aneh,tapi memang hal itulah yang membuatku menyukai mawar.

Bagian dari Kenangan 2

Terlalu banyak kenangan yang telah tercipta.
Terlalu banyak waktu yang telah terlewati.
Terlalu banyak cerita yang telah tertulis.
Terlalu banyak mimpi yang telah terwujud.
Hingga aku tak mampu menghapusnya,
Hingga aku tak sanggup untuk melupakannya.
Hingga aku tak bisa untuk melepaskannya.
Hingga aku tak mampu untuk merelakannya.
Karena,
Terlalu sempurna segala rasa yang kau berikan.


Ini lagi, aku juga agak tau kapan nulis ini hehehe

Bagian dari Kenangan


Dulu aku selalu berpikir esok hari pakaian apa yang harus aku pakai, kerudung apa yang cocok aku kenakan, lalu parfum apa yang harus aku gunakan.
Selalu berusaha untuk tampil cantik, rapih, dan wangi di depannya. Berpikir baju apa yang pantas aku kenakan saat bertemu dengannya. Berharap dia akan memujiku cantik.
Tapi sekarang,
Untuk apa lagi aku berpikir pakaian mana yang bagus aku pakai,
Untuk apa lagi aku berpikir kerudung mana yang pantas aku kenakan,
Untuk apa lagi aku berpikir tentang parfum apa yang harus aku gunakan,
Tentang sepatu apa yang pantas untuk ku kenakan esok hari.
 Untuk apa lagi??
Untuk siapa lagi???


Tulisan kapan ya ini? hehe
Udah lama banget deh, cuma aku suka, bikin ketawa hahaha

Quotes

Masa lalu itu kenangan. Dan kenangan yang perlu diingat hanyalah kenangan indah. Karena, ketika mengingat kenangan buruk, maka hidup kita tak akan indah ke depannya.

Rabu, 01 Oktober 2014

Masih Pantaskah?

Masih pantaskah aku memberi maaf padamu?
Walau ku tau, ku pernah sangat menyayangimu..
Kawan,
Tak ingatkah kau dengan hinaan yang kau lontarkan padaku?
Dengan cacian yang kau tujukan untukku?
Segala sikap buruk mu tuk lukai aku?
Juga bagaimana caramu menjauhiku dulu?

Dan kini,
Kau datang
Memaksa masuk kembali ke dalam kehidupanku
Mengemis maaf, yang dulu bahkan tak kau berikan sedikitpun untukku.

Yang kini ku rasa hanyalah rasa sakit yang telah kau ciptakan padaku.
Lalu sekarang,
Masih pantaskah aku menyambut uluran tanganmu
Dan melangkah bersamamu sebagai sahabatku???

-20:03:10-

Sabtu, 27 September 2014

Bad Day

Ya Tuhan, rasanya cuma pengen nangis senangis-nangisnya.
Aku kesel, marah, benci sama kalian semua yang udah bikin aku kaya gini!
Malam ini bener-bener lengkap pada bikin bete semua, pada ngecewain semua. Kayaknya emang sialnya aku deh malem ini.
Damn!

Mulai dari mantan yang cari masalah sama aku. Hobi banget sih dia tuh gawe masalah?!Bahkan setelah kita temenan masih aja begitu. Kayaknya hidupnya gak akan tenang kalo gak bikin aku kesel. Sebesar apa sih dosa aku ke kamu tuh? Rasanya sia-sia semua kata maaf yang udah aku kasi ke kamu. Rasanya kaya orang bego yang percaya kalo kamu bisa beneran berubah. Ah, sekali penipu tetap penipu, sekali jahat ya tetap jahat. Bodoh! bodoh! bodoh!

Belum lagi aku yang sekarang lagi berantem sama sodara aku. Ya ampun, seberapa lama sih kamu kenal aku??? Lo tau gue benci dibohongin!!!
Kenapa sih kamu mesti bohong? Aku selalu cerita semuanya ke kamu, aku gak pernah bohong sama kamu, tapi kenapa kamu malah kaya gini?

Orang-orang jaman sekarang ya, jauh lebih bangga buat bohong ketimbang jujur.  Jauh lebih takut jujur dari pada bohong. Aku gak ngerti deh sama pikiran orang-orang yang kaya gitu. Sesusah itu kah buat jujur? Harusnya tuh kalian lebih takut buat bohong, harusnya tuh kalian malu saat berbohong. Kecuali kalau kalian emang lebih suka dibohongin sama orang lain dibandingkan mendengar kejujuran.
Kalian tau gimana rasanya dibohongin?! Kaya orang bego! Percaya sama suatu hal yang gak nyata! Ngerasa tau, padahal sebenernya gak tau apa-apa. Ngerasa seneng, padahal harusnya aku sedih. Apa segitu susahnya buat jujur? Berapa kali aku udah bilang, kalau kebohongan itu sama seperti narkotika yang akan terus-terusan membuat kamu melakukannya lagi dan lagi, dia akan terus-terusan ngerusak diri kalian! Apa untungnya coba bohong tu? Bukannya malah menimbulkan masalah baru? Aku lebih menghargai kalo kalian bisa jujur, kebohongan kalian malah membuat aku makin kecewa. Sia-sia udah percaya sama orang yang salah.

Rasanya gak cukup disitu kekesalanku. Hari ini juga aku harus hadapin LAGI, orang yang gak punya tanggung jawab. Seorang pengecut yang lari dari tanggung jawab. Seorang yang lari bersembunyi saat orang lain tau kesalahannya. Ya Tuhan, mesti gimana lagi sih aku hadapi orang-orang ini? Udah gak tau lagi deh mesti ngomong apa.

Yang aku rasain cuma mau marah semarah marahnya. Kesel, kecewa campur aduk jadi satu.
Capek hati jadinya..

Jumat, 26 September 2014

Bimbang

Kadang aku ingin pergi ke tempat yang jauh
Kadang aku ingin tetap di sini
Kadang aku ingin melakukannya
Tapi kadang aku juga tak ingin melakukannya
Kadang aku bilang itu salah
Kadang aku berpikir itu benar
Kadang aku bisa tertawa bahagia
Kadang aku marah tak terkendali
Aku tak tau,
Semakin aku pikir
Semakin aku dibuatnya bimbang
Seperti bara yang tak ingin mengarang
Aku hanya bisa menangis

Kamis, 25 September 2014

Aku Butuh Kamu

Ambil cermin, tatap cermin itu dalam-dalam, tatap mata dalam cermin itu. Dari mata itu kamu bisa lihat kebahagiaan, ketenangan jiwa dan rasa sayang yang dalam. Lihat juga bibir dalam cermin itu, dari bibir itu lahir sebuah senyum yang indah, yang lepaskan beban jiwa. dan senyum itu yang sangat ku nanti.

Seperti sebuah mantra ajaib yang selalu aku ucapkan saat aku merasa sedih. Seketika aku pun akan merasa jauh lebih baik. Meski bukan dirimu, tapi kata yang kau tuliskan pun sudah cukup membuatku menjadi tenang. Dari kalimat itu, aku tersadar bahwa ada orang lain yang lebih memilih senyumku dibanding tangisku.
Terimakasih.
Kamu tau, aku masih sering membaca semua tulisanmu. Memalukan memang, mengingat bagaimana pikiranmu tentang pikiranku tentangmu. Tapi harus aku akui bahwa kamu memang pintar. Aku banyak belajar darimu memahami diriku.
Setiap apa yang aku rasa dan alami kamu pasti punya jawabannya. Dan sekarang, dengan keadaanku yang seperti ini, apa jawabanmu???
Kau tau, aku merasa sangat bodoh dan putus asa.
Tak ada lagi aku yang baik, pintar, dewasa, bawel, dan periang seperti yang kamu katakan. Aku seperti burung tanpa sayap, seperti layang layang yang kehilangan benangnya. Aku tak tau kemana aku harus melangkah. Kemana aku harus mengadu.
Dulu kamu adalah tempatku bersandar, uluran tanganmu selalu menolongku untuk berdiri kembali. Dan kini aku membutuhkanmu...

You

You did it again
You did hurt my heart
I don't know how many times

You... I don't know what to say
You've made me so desperately in love
and now you let me down

You said you'd never lie again
You said this time would be so right
But then I found you were lying there by her side

You.. You turn my whole life so blue
Drowning me so deep, I just can reach myself again
You.. Successfully tore my heart
Now it's only pieces
Nothing left but pieces of you

You frustated me with this love
I've been trying to understand
You know i'm trying i'm trying
You.. I don't know what to say
You've made me so desperately in love
and now you let me down



Rasanya aku ingin bernyanyi, atau bahkan meneriakkannya padanya.
Do you know, you hurt my heart, again and again..

Kamis, 18 September 2014

Kutipan Novel


Ketika wanita menangis,
Itu bukan berarti dia sedang mengeluarkan senjata terampuhnya,
Melainkan justru berarti dia sedang mengeluarkan senjata terakhirnya.

Ketika wanita menangis,
Itu bukan berarti dia tidak berusaha menahannya,
Melaikan karena pertahannyasudah tidak mampu lagi membendung air matanya.

Ketika wanita menangis,
Itu bukan karena dia ingin terlihat lemah,
Melaikan karena dia sudah tidak sanggup berpura-pura kuat.

Let Go-WindhyPuspitadewi

It's So Annoying

Hari ini seorang teman membuat janji ingin bertemu denganku, karena aku memang gak ada kegiatan ya udah aku sanggupi aja. Awalnya dia bilang siang, tapi setelah aku tunggu-tunggu ternyata dia gak juga ada kabar. Aku hubungi lah dia, eh kemudian dia membatalkannya dan bilang kalau dia ingin merubah waktunya dari siang jadi sore, tapi kemudian dia merubahnya lagi jadi malam. Kesel sebenernya, tapi ya karena katanya alasannya cukup masuk akal jadi aku maklumi deh. Mood udah mulai gak enak jadinya. Sebenernya aku kurang suka janji-janji mendadak seperti ini, karena kalau seandainya kita udah punya janji kan berarti kita gak bisa buat menerima janji dadakan yang datang meskipun sebenarnya kita lebih menginginkan janji dadakan itu, tapi kalau emang lagi free sih ya gak masalah, seperti aku hari ini.

Oke kembali lagii ke ceritaku. Setelah beberapa menit kemudian seorang teman lain pun menawarkan hal yang sama padaku, sayangnya waktunya pun sama. Oke prinsipku adalah janji pertama yang lebih utama. So, aku tolak deh ajakan temenku yang kedua itu, walau sebenernya sedikit kecewa karena mungkin akan lebih menyenangkan dengannya. Mulai deh muncul gejala-gejala moody.

Malam pun tiba, oke aku pikir waktuku untuk menunggu akan segera berakhir. Dan ternyata memang benar, itu hanya pikiranku saja. Dari mulai hitungan detik yang kemudian berubah jadi menit lalu jadi hitungan jam. Dia gak juga datang!
Mulai kesel deh aku. Sampe akhirnya setelah berjam-jam nunggu, sebuah SMS masuk. Ya, HANYA SMS, dan isinya seperti yang kalian bisa duga, BATAL!
Damn! Dari mulai mood gak enak, rasa kecewa, kesel nunggu, dan akhirnya pembatalan ini ngebuat kesabaran aku-yang dari tadi terus aku perpanjang masa aktifnya-habis.
 Dan yang bikin aku makin murka lagi adalah, alasannya karena dia CAPEK. "Lo pikir gue gak capek disini nunggu kaya orang bego gini?"

Asli aku ngerasa kaya orang bego, nunggu gak jelas, nyesel banget mentingin janji yang ternyata adalah janji yang gak penting. Kenapa aku bisa lupa kalau teman pertama itu emang orang yang sering gak nepatin janji. Nyesel, nyesel, nyesel, kesel.
Seandainya aku pilih janji teman keduaku, pasti  bisa menyenangkan, gak akan berakhir seperti malam ini.

Satu pesanku,
Jangan pernah membuat janji kalau hanya untuk diingkari.

Selasa, 16 September 2014

Saat Orang Lain Bukanlah Dia

Kenapa aku menulis ini?
Itu semua karena ...

Kuperkanalkan dia, satu sosok yang mengisi salah satu lembar cerita hidupku.
Siapa? Kalian bisa tebak sesuka kalian hehehe
Dia adalah salah satu sosok yang membuatku menjadi diriku.
Ketika orang lain menertawakan segala mimpi 'istimewa' yang aku miliki, dialah yang tetap diam mendengarkan segala celotehanku tentang mimpi-mimpiku dan lalu kemudian ikut berharap bersamaku. Kenapa aku bilang mimpiku istimewa? Karena sebagian besar mimpiku adalah kumpulan hal-hal yang terdengar gila. Dia adalah orang yang percaya bahwa di dunia ini tak ada kata tak mungkin, dan dia percaya bahwa aku mampu mewujudkannya. Ketika orang lain tertawa, dia percaya.

Bersama dia pun aku bisa banyak membicarakan hal-hal kecil yang terkadang memang tak penting, terkadang memang membosankan untuk yang lain. Namun dia, dia mampu menjadikannya hal-hal yang menarik. Ketika orang lain bosan, dia tertarik.

Kerena...
Karena aku terkadang ingin orang lain seperti dia.

Rabu, 03 September 2014

Sunshine




Keren kan?
Beberapa hari yang lalu temen aku ngasih beberapa foto matahari hasil jepretan kameranya.
Awalnya sih aku cuma iseng nanya, eh malah dikasi liat. Dan sukses itu foto bikin aku bener-bener ngerasa iri banget. Ngeliat sang matahari terbit dan tenggelam dari tempat yang seindah itu adalah suatu pengalaman yang sangat istimewa, dan kedengerannya seperti suatu hal yang mustahil buat aku. Itulah mimpi yang ingin ku wujudkan.

Semua hal yang berbau langit itu sangat aku suka, dari mulai bintang, bulan, pelangi, hujan dan matahari. Mereka seperti sebuah kesatuan dari ciptaan-Nya yang sangat indah. Melihat matahari terbit ataupun tenggelam adalah saat-saat yang paling indah untuk menikmati matahari. Merasakan sentuhan sinarnya yang mengenai kulit kita, kehangatannya di sela-sela semilir sisa-sisa udara dingin malam. Menikmati pergantian warna langit yang awalnya hitam gelap menjadi kekuningan adalah suatu kegiatan yang sangat aku sukai.

Aku jadi teringat dulu saat aku masih tinggal di desa, tiap pagi setelah subuh aku dan temanku pasti akan pergi bersepeda ke sebuah sawah yang terletak tak jauh dari sekolahku. Berhenti di tepi jalan, duduk di atas rumput yang masih terasa basah karena embun malam, menunggu matahari terbit. Perlahan semburat warna jingga muncul, menadakan momen yang aku tunggu akan segera tiba. Lagit yang sedari tadi aku pandangi penuh dengan sinar matahari, kehangatan pun mulai aku rasakan, dan saat itu aku bisa melihat gunung merbabu dan juga gunung merapi yang bersebelahan, disertai dengan kepergian burung-burung yang mulai keluar dari sarangnya untuk mencari makan. Suatu pemandangan yang sangat indah, dan hanya bisa aku lihat saat pagi hari. Kalau banyak orang bisa menemukan hal serupa pada sebuah lukisan dengan bingkai indah, tapi seberapa baguspun lukisan itu tak akan pernah lebih bagus dibandingkan bila kita melihatnya dengan mata kita sendiri, menjadi saksi atas kebesaran-Nya.

Hahaha itulah salah satu pengalaman indahku, dan aku yakin temanku memiliki pengalaman yang jauh lebih indah lagi. Dia berkata, "Tak ada yang mustahil di dunia ini, asal ada kemauan, usaha dan tekat kuat, kamu pasti bisa meraih mimpi kamu itu". Semoga kelak aku bisa merasakan apa yang juga kamu rasakan :) Thanks for your picture

Minggu, 31 Agustus 2014

Nanda's quote

manusia jelas perlu menunggu,, namun konteks menunggu kita itu tidak seperti induk ayam yang diam mengerami telurnya saja :)
menunggu kita ini seperti hal yang pernah dikatakan oleh charlie chuplin yang berati sedikit berucap dan banyak bergerak.

Sabtu, 30 Agustus 2014

I Miss You All :*

Kangen banget sama kalian semuanya :*
Rasanya banyak sekali hal manis yang berubah jadi kenangan manis dengan cepat. Ngebuat aku ingin ngulang lagi semuanya. Jadi pengen pulang lagi ke solo, nginep lagi di rumah budheku tersayang yang udah aku anggap seperti ibuku sendiri, ngedengerin omelannya tiap pagi kalau aku bangun kesiangan. Ketemu sama si centil putri dan nia si inun, keponakan-keponakanku yang lucu, yang selalu bertengkar berebut kasih sayang dan perhatian kedua orang tuanya. Juga ada paklek dan bulek ku yang-walau banyak hal yang kurang aku suka-aku rindu juga sama mereka. Paklek yang tiap pagi sebelum berangkat kerja selalu membangunkanku dengan wangi parfumnya yang sumpah demi apapun itu parfum bahkan gak akan ilang sampe dia pergi kekantor sekalipun, wangi banget. Dan juga bulek yang setiap pagi pasti udah ngebangunin warga sedesa dengan suara piring, coet dan kualinya di dapur. Aku juga kangen pakdhe kasdi dan budhe tarmi yang walaupun aku gak pernah bertahan lama di rumahnya karena pasti ujungnya aku selalu kesal ngehadepin pakdhe aku yang selalu ngeledekku, tapi aku suka karena budhe selalu nyariin aku sawo matang kalau pohon sawo di depan rumahnya berbuah hehehehe Juga sepupu aku raras dan riris yang udah lama banget gak pernah ketemu, walau setelah pindah rumah kita jadi gak deket lagi, tapi rasanya pengen lagi deket sama kalian seperti dulu, bernain bersama, berebut mainan, makan bersama, berdoa bersama walaupun kita berbeda agama. Bisa ketemu temen-temen SMP aku yang udah dua tahun lebih ini gak pernah aku temuin. Pengen lagi jalan, ketawa, makan, dan nyanyi-nyanyi kaya dulu lagi bareng rini, dita, dina, nova.

Kangen sama temen-temen SMA, mantan yang udah lama gak pernah ketemu juga hehehe gak akan pernah lupain saat-saat MOS, CT, serunya kunjungan ke linggarjati, malunya saat jadi asistennya guru fisika, compongnya waktu jadi ketua olimpiade, main sampe sore di sekolah, belajar bareng mantan, nongkrong di warung ibu kentang bareng temen-temen, asiknya bolos jam pelajaran buat latihan padus, semua keseruan dan kegilaan yang dibuat semua temen sekelas aku, kejadian saat ujian praktek olahraga, dan saat perpisahan yang rasanya pengen ngulang semuanya lagi.

Aneh rasanya saat di posisi itu aku ingin sekali ada di waktu saat ini, tapi setelah aku berada pada saat ini aku ingin sekali mengulangnya dan tak menyia-nyiakan waktu saat itu. Seperti itulah, kita tak pernah tau kapan apa yang kita lakukan akan menjadi kenangan manis yang akan kita rindukan sampai kita melaluinya dengan begitu saja, kemudian merindukannya lagi hingga ingin mengulanginya.
Belajar dari rasaku saat ini, aku tak ingin lagi waktu cepat berlalu.
I miss you all,
I really miss you :*

Selasa, 26 Agustus 2014

Quotes

"Seseorang yang kita pikir adalah milik kita
Ternyata bukan benar-benar milik kita
Kita memiliki hatinya, tubuhnya dan cintanya…
Tapi kita ga akan pernah memiliki jalan hidupnya…”

-Sunny-

Perpisahan

Ada kelahiran dan ada kematian.
Ada yang datang pasti ada yang pergi.
Setiap sebuah pertemuan pasti ada perpisahan.
Aku mengutip dari sebuah film yang pernah aku tonton, yang bunyinya seperti ini :

“Tidak ada pertemuan yang abadi… Seperti pertemuan, maka perpisahan pun ga ada yang abadi…”

 Pertemuan tidak selalu memberikan rasa bahagia pada hati kita, namun perpisahan akan selalu memberikan rasa sakit. Begitu banyak bentuk perpisahan, dari mulai kelulusan, kepergian seseorang, putus cinta, perceraian, hingga kematian. Tapi dari sekian banyak bentuk perpisahan, rasa yang ditimbulkan tetap sama, sakit.

Terlalu merepotkan perasaan yang ditimbulkan oleh perpisahan. Kita menangis, tanpa tau kapan kita akan berhenti menangis. Memaksa diri kita untuk menerima kenyataan adanya kepergian, dimana kita harus mengubah kebiasaan kita selama ini, menyesuaikan diri tanpa keberadaan yang telah pergi. Itu sangat melelahkan...

Sangat menyakitkan rasa yang ditimbulkannya hingga membuat semua orang tak ingin mengalami perpisahan. Tapi sayangnya hukum alam berkata lain. Kita tak akan bisa menghindarinya. Mungkin ada beberapa bentuk perpisahan yang bisa kita hindari. Seperti kelulusan, mungkin kalian masih bisa bertemu di tempat yang baru nanti. Kepergian seseorang, mungkin kamu masih bisa datang ke tempat dia pergi. Putus cinta, mungkin bisa balikan kan? Dan perceraian, gak menutup kemungkinan bisa rujuk kembali. Tapi kematian??? Inilah bentuk perpisahan yang tak akan pernah dapat kita hindari. Bahkan kapan itu akan terjadi pun kita tak pernah tahu.

Hanya satu pesan, nikmatilah hidupmu, lakukan banyak hal yang berarti untuk mereka yang ada di sekelilingmu sebelum perpisahan mwnghampirimu :)

Saya Susi, sekian.

Senin, 25 Agustus 2014

Ketika Dia

Ketika dia mengenalkanmu pada temen-temannya
berarti dia bangga padamu
Ketika dia membawamu masuk dalam kehidupannya
berarti dia percaya dan yakin terhadapmu
Ketika dia mengetahui segala tentangmu bahkan terhadap hal terkecil sekali pun
berarti dia memperhatikanmu
Dan ketika dia selalu berusaha untuk tidak melukaimu
berarti dia mencintaimu ...

My Dreams

Seorang dosen pernah berkata bahwa mimpi atau cita-cita yang kita punya itu harus kita tuliskan, sekecil apapun mimpi itu. Dan hari ini aku teringat kata-kata dosenku itu, kemudian aku putuskan untuk menulis segala mimpiku dari yang terkecil hingga mimpi yang paling besar dan beberapa ada yang terkesan sedikit gila hehehe :)
So, this is my dreams :
  1. Berangkat ke tanah suci bersama keluarga
  2. Lulus dengan IPK minimal 3,5
  3. Membelikan papah ikan yang besar dan enak dengan uangku sendiri
  4. Membelikan mamah apel yang besar dan manis dengan uangku sendiri
  5. Mendapat pekerjaan yang sesuai di Cirebon
  6. Fasih berbahasa Inggris
  7. Bisa naik gunung (especially Semeru dan Rinjani)
  8. Travelling ke tempat-tempat cantik di seluruh Indonesia
  9. Travelling keliling dunia (especially Paris, Inggris, Jepang dan Turki)
  10. Punya teropong bintang pribadi
  11. Pergi ke Harry Potter Land di Osaka
  12. Sembuh total dari sakitku
  13. Punya foto berdua sama pacar
  14. Punya rumah dan menetap di Cirebon
  15. Mendapatkan mawar biru dari orang yang aku sayang
  16. Pintar memasak
  17. Menulis sebuah buku tentang aku dan semua orang yang pernah dan ada dalam hidupku
  18. Punya taman yang dipenuhi bunga mawar
  19. Minimal harus hafal satu juz terakhir
  20. Punya perpustakaan pribadi
  21. Membuat sebuah lagu
  22. Berdiri pada dua tempat berbeda dalam waktu yang sama
  23. Pergi ke negeri diatas awan dengan menyaksikan mata dewa terbit ataupun terbenam
  24. Berkunjung ke Bosscha Observatory
  25. Mendapatkan pasangan hidup yang tepat
  26. Memainkan alat musik gitar dan drum
  27. Melakukan sesuatu yang berarti untuk orang yang kurang beruntung
  28. Hidup sampai mati bersama dengan orang-orang yang aku sayang dan menyayangiku
  29. Aku ingin terbang 

Itulah beberapa mimpi yang aku punya.
Kelak beberapa tahun kedepan semua itu tidak lagi hanya menjadi sebuah mimpi. Dan ketika nanti mimpiku telah terwujud, aku akan kembali menuliskan mimpi-mimpi baruku tuk menggantikan mimpi-mimpiku yang telah terwujud.
Aku akan berusaha untuk memujudkannya, atau ada yang mau bantu? :)

Minggu, 24 Agustus 2014

Quotes

Terkadang orang tidak memahami janji yang mereka ucapkan ketika mereka sedang mengucapkannya.

-The Fault in Our Stars-

Kerinduan

Rindu
Rindu itu indah
Rindu itu penuh warna
Dengan rindu aku bisa merana
Dengan rindu aku bisa tertawa
Tapi ...
Dengan rindu pula bikin aku seperti orang gila

Sehebat itukah rindu itu?
Sekuat apakah dia menguasai diriku?
Dan sedahsyat apakah hingga dapat meremukkan hatiku?

Rindu tak kan bisa menjawab pertanyaanku
Dia malah tersenyum melihatku
dan dia berkata "kamu adalah orang yang beruntung karena masih punya rindu, karena rindu hanya milik orang yang punya cinta dan kasih sayang ..."

N.t.e.n.k

Semoga di ultah tahun ini kamu bisa jadi manusia yang lebih baik lagi.
Lupakan masa lalu, buka lembaran baru,
Citamu menanti, mimpimu melambai tuk kau datangi.
Langkahmu tak berhenti disini.
Jangan ragu tuk melangkah, karena aku selalu ada menuntunmu,
menyangga saat kau jatuh.

Sebuah ucapan ulang tahun yang tertulis pada salah satu lembar buku deary lamaku.
Membacanya masih menimbulkan rasa bahagia, dan mengingatnya membuaku merindukannya.
Bahagia karena setidaknya aku pernah mengenal seseorang sepertinya dalam hidupku.
Juga rindu karena kepergiannya dari hidupku.
Mengingat segala kenangan indah yang pernah kita lalui bersama membuatku tersenyum malam ini.
Bahkan hingga malam ini dia masih saja mampu membuatku tersenyum.
Dia sahabatku ...
Dia adalah orang yang sering membuatku bahagia. Dia lah yang membuatku percaya bahwa semua manusia itu istimewa, seistimewa perlakuannya padaku.
Dia adalah seseorang yang membedakan kata pinter dengan pintar untukku. Dia juga mengajariku banyak hal tentang sains, musik, pelajaran hidup, dan all about love.
Dia berbeda. Dia selalu bisa membuatku tertawa dengan segala candaannya, cara dia tertawa, dan segala katanya untukku. Dia lah orang yang mengerti bagaimana cara membuatku berdiri dari keterpurukanku dan tersenyum dari tangisanku. Setiap kata yang dia ucapkan dengan caranya berbicara selalu mampu tenangkan aku. Bersamanya membuatku tertawa, membuatku percaya untuk bermimpi, membuatku merasa tak sendiri.
He is like my dream catcher :)

Kita bersama karena kita merasakan kebahagiaan, dan kita berpisah karena kita merasakan kesedihan. Seperti itulah hidup. Seseorang datang, kemudian pergi, lalu digantikan dengan seseorang yang baru. Meskipun dia telah pergi, tapi siapapun yang pergi akan meninggalkan kenangan, manis atau pun pahit. Dan inilah kenangan manis kami :)
Kini, tak ada lagi kata kami. Walau begitu, dengan tulus aku berharap kamu bahagia dimana pun kamu berada saat ini :) Terimakasih untuk segala yang telah kamu berikan untukku.Dan semoga aku biasa mendapatkan dream catcher baru hehehe

-nemo-

Rabu, 20 Agustus 2014

Anyone Can Help Me?

Semua ini melelehkan, sia-sia dan gak pernah ada artinya.
Gue capek!
Rasanya pengen banget ngelepas semua ini, ngebuang semuanya.
Tunjukin seperti apa keadaan gue saat ini.
Gue udah teriak, tapi semua menguap gitu aja.
Gue udah lari, tapi gue malah tersesat.
Apa yang mesti gue lakuin?!
Anyone can help me???
:"(

Jumat, 08 Agustus 2014

Pacaran yang Serius?

Ada yang tau gambaran pacaran yang serius tuh gimana?
Pacaran yang penuh dengan harapan dan janji menikah lalu hidup bahagia selamanya, berpikir kalau pasangan kita adalah jodoh kita, begitu???
Tak dipungkiri setiap pasangan selalu berharap kalau pasangannya adalah orang yang tepat yang akan mendampingi hidupnya kelak (disini gak termasuk yang main-main ya). Tapi bukankah kita juga harus tetap berpikir rasional? Kalau keadaan kita memang sudah 'mencukupi' sih ya wajar untuk berpikiran seperti itu. Nah tapi kalau keadaan kita masih dalam tahap menuntut ilmu dan bahkan masa depan kita aja belum jelas, apakah itu wajar?
Sering banget aku dengar dari temen-temen aku yang ngomongin cita-cita mereka sama pasangannya dari tunangan hingga ke married segala, dan bahkan aku pun pernah bertemu laki-laki yang punya pemikiran seperti itu sedangkan saat itu keadaan mereka masih belum 'mencukupi'. Kebanyakan keadaan seperti ini perempuanlah yang banyak terbuai dan hal terburuknya dirugikan.
Apakah tidak terpikir bahwa visi tersebut terlalu jauh? Kuliah aja belum tentu lulus tepat waktu. Apalagi setelah itu harus cari kerja. Itu juga kalau dapetnya gak jauh dari pasangannya, Kalo mesti ke pelosok atau tengah laut gimana? Apa gak akan muncul masalah baru? Cara berpikir seperti itu kadang malah membuat hidup jadi rumit.
Yang namanya masa depan itu kan gak pernah ada yang tau. Aku tidak melarang seseorang untuk bermimpi, hanya saja semakin tinggi kita bermimpi semakin besar juga  rasa sakit yang akan kita alami bila mimpi itu tak terwujud.
Banyak diantara kita yang disibukkan untuk menjalani hubungan yang serius, bukannya malah menjalani hubungan dengan serius. Bermimpi tentang masa depan, menikah dengannya, hidup dengannya hingga tua, seakan hanya dia seorang calon jodoh kita. Inget kata Maroi Teguh bahwa jodoh kita itu banyak.
Hubungan yang serius belum tentu dijalani dengan serius, tapi hubungan yang dijalani dengan serius mungkin akan membawa kepada arah hubungan yang serius. Lebih baik serius menjalani saat ini, dari pada banyak berpikir tentang masa depan.
Jadi, pilih menjalani hubungan serius apa menjalani hubungan dengan serius????

Jumat, 01 Agustus 2014

Kerudung

Hari ini aku melihat seorang teman yang baru belajar menggunakan kerudung. Berkali-kali dia mencoba untuk mengenakan kerudungnya hingga benar-benar biasa menggunakannya sendiri. Melihatnya aku seperti berkaca pada diriku beberapa tahun yang lalu. Saat itu aku menolak menggunakannya, menurut ku itu sangat ribet, panas pula. Tapi akhirnya setelah bujukan kakak ku sayang, aku mau juga mengenakannya. Hari pertama aku memakainya benar-benar kacau. Meskipun udah berdiri di depan kaca selama tiga puluh menit lebih, aku tetap saja tidak bisa mengenakannya. Hingga akhirnya kakak ku membantuku, memasangkan cemiti di bawah daguku, lalu menyelipkan jarum pentul pada pelipis kanan dan kiriku, kemudian dia pinjamkan aku bros miliknya :)
Kemudian saat aku kelas dua SMA, my tablemate memintaku untuk mengajarinya menggunakan kerudung. Rasanya lucu, aku yang dulu menolak untuk menggunakan kerudung malah dimintai mengajari teman ku cara memakai kerudung. Pelan-pelan aku mendukung teman ku untuk berkerudung (bukan dengan paksaan lho). Dan sampai akhirnya dia berkerudung rasanya aku ikut senang. Entah mengapa walaupun bukan aku yang membuatnya berpikir untuk berkerudung, tapi rasanya aku cukup bangga menjadi orang yang mengajarinya menggunakan kerudung pertama kali :)
Dan baru-baru ini seorang sahabat ku juga mulai mengenakan kerudung. Seneng rasanya melihat mereka semua kini telah berkerudung.
Aku jadi teringat dengan kata-kata kakak ku, "Perbaiki dirimu, lalu keluargamu, kemudian kerabatmu, baru orang lain." Kakakku lah yang mengajari ku memakai kerudung, dan kemudian aku mengajari teman-teman ku apa yang telah aku pelajari :) Meskipun kebanyakan niat awal dari mereka berkerudung bukan untuk menutup auratnya, tapi toh aku juga dulu begitu. Lambat laun aku yakin niat mereka pasti berubah. Aku sangat berterima kasih kepada kakak ku yang telah mengajari ku dan menasehati ku untuk mengenakan kerudung.
Oh ya denger kabar katanya orang tua teman sebangku ku kini juga telah menggunkan kerudung :)
Senangnya mendengar orang yang berkerudung bertambah jumlahnya :)
Semoga makin banyak lagi orang yang tersadar untuk menggunkan kerudung. Amiin :)

Kamis, 17 Juli 2014

My Birthday

>> Dewi
Happy Birthday  susi :) cie udah 21 tahun, semoga diumur sekarang ini berkah, panjang umur, sehat selalu, apa yang dicita-citakan tercapai, dapet aa yang baru, dan pokoknya sukses selalu amin :)

>> Evi
Susus happy milad ya, semoga panjang umur dan sehat selalu. Tambah usia tambah dewasa, tambah cantik, tambah pinter, tambah cerewet, tambah rizki dan tambah yang lainnya :) wish your dreams come true :) Barakallahu fii umrik susi :)

>> Villy
Met ultah ya susi, moga panjang umur, banyak rejeki, dan sehar selslu :)

>> Devvy
Suuuusiii Happy Birthday :) semoga panjang umur, sehat selalu, sukses selalu, semua targetnya tercapai amin :) Selamat ulang tahun ya sus :)

>> Dini
Happy birthday susi
Wish you all the best yaaah

>> Pranoto
Ciee susi ulang tahun, selamat ya wish you all the best ;)

>> Putri Andam
Selamat ulang tahun susi :)
Barakallah cantik :)

>> Eka
Selamat ulang tahun susi :) semoga panjang umur dan sukses selalu..

>> Faqih
Susi selamat ulang tahun :)
Semoga jadi anak yang sholehah, nurut sama ortu, menjadi orang yang selalu berguna, dan menjadi anak yang selalu bisa membahagiakan orang tuanya. Semoga yang susi inginkan gak hanya menjadi semoga dan semoga. Amin :)

>> Ziyan
Selamat ulang tahun ya. Semoga panjang umur, sehat selalu, pokoknya sukses dunia akhirat. Amin :) ciee udah tua hahaha udah 21 tahun tuh cepetan cari gandengan hahaha

>> Puteri Mitra
selamat ulang tahuuuun
selamat ulang tahuuuuuuun
selamat uuuuulang taaahuuuuuuuuuun
selamat ulang taaaahuuuun
selamat ulang tahun adeeeeee
semoga sehat selalu, bahagia selalu, dilancarkan segala urusannya, sukses selalu dan mendapatkan pacar dalam waktu dekat.. hahaha amin ya robbal alamiin jangan lupa traktiran ya dee hahaha :)

>> Koriah
hehey, selamat tiup lilin ya mbak :) semoga panjang umur, sehar selalu, semoga menjadi pribadi yang lebih baik lagi buat orang tua, agama, dan orang-orang tersayang mbak :) sukses selalu ya mbak :* dan semoga dilimpahkan dengan kebahagiaan untukmu amin :)

>> Mba Tri
Met ultah ya dhek, wish you all the best :)

>> Ika
Susi Happy Birthday ya :)

>> Asep
Happy birthday susi :)
semoga panjang umur dan sehat selalu..

>> Vina
Happy birthday susi.. :*
Hayo kumpul lagi yang traktir susi.. :* :D


>> Kak uta
nyanyi lagu ♫
happy birthday :)
  

Thanks banget buat kalian semua yang udah inget dan doain banyak buat susi :) I love you all ♥

Jumat, 11 Juli 2014

Happy Birthday :)

Happy Birthday Susi :)
Udah makin gede aja nih.
Harus makin lebih dewasa lagi ya,
Ingat jalan yang terbentang di depanmu masih sangat panjang untuk kau ukir dengan setiap mimpi, cita dan harapanmu. Mereka siap menantimu menggapainya.

Happy birthday :)

Rabu, 02 Juli 2014

Yang Seperti Apa?

Hari ini seorang teman bertanya, "Laki-laki seperti apa yang kamu mau?"
Lalu aku berpikir, mungkin tujuh tahun lalu aku pasti akan langsung berkata kalau aku mau laki-laki yang setampan Daniel Radcliffe, sekeren Kenshin, sepintar Sinichi Kudo dan selucu Inuyasha hehehe
Lalu empat tahun yang lalu aku pasti akan menjawab laki-laki yang baik, pintar, wangi, laki-laki yang lucu dan yang bisa membuatku merasa bangga.
Atau mungkin dua tahun yang lalu aku akan berkata bahwa aku ingin laki-laki yang jujur, setia, baik, pandai sabar, wangi dan perhatian.
Namun sekarang aku tau itu tidaklah penting, aku ingin laki-laki yang tulus menyayangiku seperti ibuku, seperti ayah yang akan selalu melindungiku dengan segala caranya, seperti kakak yang membimbing dan mengajariku banyak hal, seperti keluargaku yang akan selalu mendengar segala ceritaku, menasehatiku, yang akan selalu ada untukku, yang selalu merasa bangga padaku, dan yang selalu mampu menerimaku.
Itulah jawabanku.

Selasa, 01 Juli 2014

Apa Ini?

Tak ku sadari aku selalu memikirkan kamu, menulis namamu dalam setiap coretan bukuku, bahkan mengukir namamu. Tanpa alasan yang jelas ku lakukan semua itu dengan perasaan senang.
Mengingat segala kenangan yang telah kita ciptakan membuatku bahagia mengenalmu. Saat kamu duduk disampingku, saat kita berjalan bersama-sama, saat kita tertawa dengan segala canda yang kau buat, dan yang paling aku suka adalah saat aku melihatmu tersenyum.
Segala bentuk perhatian yang kau berikan padaku membuatku merasa merindukanmu.
Walau ku tau kini kita berada pada jarak yang sangat jauh, tapi aku ingin bertemu denganmu. Tak jarang aku mulai sering memandangi barang-barang yang mengingatkanku padamu.
Perasaan apa ini?

Senin, 30 Juni 2014

Sweet Surprise

Awalnya aku tak begitu memperhatikannya, dari sekian banyak orang yang berlalu-lalang di depanku entah mengapa satu sosok itu yang menarik perhatianku. Cowok dengan tubuh tinggi tegap dan berkulit putih itu menggunakan kemeja berwarna biru dongker dengan bagian lengannya digulung sedikit  keatas yang membuatnya semakin terlihat menarik. Tapi semakin aku lihat rasanya ini bukan hanya tentang parasnya, rasanya dia tak asing di memoriku.
Oh iya, sebenarnya hari ini aku sedang ada janji buat nonton dengan salah satu temanku. Sayangnya aku lupa kalo temenku ini punya penyakit ngaret yang kronis abis. Walhasil aku harus sabar nunggu tu anak. Rasanya emang ngebetein nunggu orang sendirian tuh. Cecelingukan ngeliatin orang yang baru masuk, kalo-kalo aja salah satunya temen aku.
Nah disaat aku lagi cecelingukan, gak sengaja ngeliat satu sosok yang akhirnya malah bikin aku penasaran. Saking penasarannya aku liatin terus itu cowok. Entah mungkin dia ngerasa kalau dari tadi aku liatin dia terus lalu kemudian ngerasa risih, akhirnya itu cowok nyamperin aku. Kaget liat reaksi cowok itu, aku langsung gugup gak tau harus ngapain. Mampus kan!
Sok-sok berlaga tenang, padahal hati udah jumpalitan gak tau mesti ngomong apa kalau-kalau itu cowok marah-marah karena aku liatin mulu dari tadi, aku tetep duduk diam dan sok gak peduli dengan kedatangannya. Semakin dia dekat, aku bisa melihat kalau dia tersenyum kearahku dan melambaikan tangannya. Aku yang saat itu kebingungan, cuma bisa cecelingukan ke arah orang-orang yang ada di sekitarku. Kali aja aku udah kepedean, yang ternyata itu cowok mau nyamperin temennya yang duduk gak jauh dariku, bukannya mau nyamperin orang aneh yang udah dari tadi ngeliatin dia tanpa sebab.
Sampai akhirnya dia berdiri tepat di depanku. Damn! mau apa ini orang?!
Cowok : Hai, Susi kan?
Aku : Iya, tapi siapa ya?
Cowok : Ini saya, Abe.
Oh God, rasanya pengen teriak saking senengnya. Dia, orang yang dari tadi aku liatin, ternyata kak Abe. Siapakah kak Abe? Dia adalah cowok yang aku kagumi dulu saat SMA. Jabatannya di OSIS, dengan paras yang cukup tampan, pendiam, pintar pula, gak heran kalau banyak parempuan yang mengaguminya saat itu. Dia gak pernah tau kalau aku sempat mengaguminya, bahkan mungkin sampai sekarang. Karena salah seorang sohibku adalah teman adik perempuannya, jadi aku sering datang ke rumahnya untuk menemani sohibku itu. Jadi, dia kenal aku sebagai teman adik perempuannya, bukan pengagumnya.
Dia dua tahun lebih tua dariku, jadi setelah satu tahun aku mengaguminya dia lulus SMA. Saat acara perpisahan, aku minta tolong temanku untuk membantuku meminta foto berdua dengannya. Akhirnya dengan susah payah aku pun berhasil berfoto dengannya, walau ujungnya kita harus berfoto bertiga dengan sohibku. Rasanya seneng banget, tapi kesenangan itu tak bertahan lama setelah aku tau kalau dia akan meneruskan pendidikannya di luar negeri, dia akan ke Jerman. Sejak saat itu, aku tak pernah lagi mendengar kabar tentangnya.
Sudah empat tahun berlalu, dia masih tetap wangi seperti dulu, kulitnya makin putih, dia juga bertambah tinggi, dan dia berkaca mata sekarang, mungkin itu yang membuatku tak mengenalinya.
Akhirnya setelah dia tau aku sudah mengenalinya, dia duduk di sebelahku. Ternyata dia baru pulang seminggu yang lalu, dan sekarang dia juga sedang menunggu salah satu temannya. Sama-sama sedang menunggu teman, kita pun akhirnya mengobrol bersama. Kebeteanku saat itu seketika berubah jadi kebahagiaan yang tak pernah aku sangka, bahkan diam-diam aku berdoa agar temanku tak cepat-cepat datang hehehe
Sayang, entah minum obat apa dia hari ini hingga akhirnya dia cuma telat 15 menit. Dan terpaksa aku harus menyudahi pertemuanku dengan kak Abe. Tapi tak apa, yang pasti ini adalah kejutan yang sangat indah, pertama karena gak nyangka bisa ketemu dia lagi setelah sekian lama, kedua karena dia yang mengenaliku duluan, dan yang ketiga ternyata dia tau namaku. hahahahaha :D

Minggu, 29 Juni 2014

Quotes

Perubahan memang tak menjamin kebahagiaan, tapi tidak ada kebahagiaan tanpa adanya perubahan.

Minggu, 15 Juni 2014

Untuk Temanku H

Bila kamu tanya apa mau ku, mau ku hanya satu. Tak pernah mengenalmu, atau kamu tak pernah mengecewakanku. Namun sayangnya itu semua tak mungkin terjadi.
Kemudian kamu pun bertanya apakah aku sungguh-sungguh dengan keputusanku malam ini. Aku tak tau.
Mungkin ini yang terbaik, mungkin juga bukan.
Aku tak tau dengan apa yang aku katakan, apa yang aku lakukan, apa yang akan aku katakan atau pun apa yang akan aku lakukan. Aku tak yakin dengan semua itu.
Mungkin aku akan bahagia, mungkin aku juga akan menyesal dengan keputusanku malam ini. Tapi yang pasti, percayalah bahwa ini yang terbaik untuk kita saat ini.
Tiga bulan untuk mencoba melupakannya, lalu dua bulan mencoba berdamai dengan semua amarah yang ada, tak cukup untuk ku. Waktu lima bulan terlalu singkat untuk kita belajar dewasa, memahami kesalahan kita, mencari hikmah dari segala kejadian ini, dan saling memahami satu sama lain.
Kita terlalu naif untuk saling berjanji berubah. Aku pun tak sepenuhnya menyalahkan dirimu, aku pun tau aku salah.
Kamu berkata bahwa kamu akan berubah, tapi aku tak yakin bahwa aku mampu berubah bila kita tetap bersama.
Kita butuh waktu, namun perubahan tak hanya membutuhkan waktu. Dia butuh kita untuk dewasa lalu waktu akan memberikannya pada kita.
Hingga tiba saat itu, saat dimana ego tak lagi merajai jiwa kita. Saat dimana kita mampu menahan rasa keinginan kita, saat dimana kita mampu saling memahami dan tak menyakiti. Kita akan bertemu, saat kita telah siap.